Biadab ! Dikabarkan Dibegal, Anis Ternyata Tewas Dubunuh Suami

  • Whatsapp

KALIANDA – Tewasnya ibu rumah tangga, Anis Suningsih, warga Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan (Lamsel) akhirnya terungkap.

Awalnya, beredar informasi bahwa tewasnya Anis merupakan korban pembegalan yang terjadi di bilangan Jalan Desa Sindang Sari, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Rabu (5/2) malam lalu.

Bacaan Lainnya

Setelah dilakukan penyelidikan oleh jajaran Polres Lamsel dan Jatanras Polda Lampung, ternyata kasus tersebut merupakan murni pembunuhan berencana.

Dimana, dalam aksi pembunuhan tersebut aktor intelektualnya tidak lain adalah suaminya sendiri, Handoko.

Kapolres Lamsel AKBP Edi Purnomo, SH, SIK, MM mengungkapkan, pembunuhan tersebut telah direncanakan Handoko, bersama tiga rekannya, yakni NC, Y dan S.

“Keempat tersangka memiliki peran masing-masing. NC memukul korban dengan menggunakan kayu, kemudian H menusuk korban sebanyak 5 kali. Sementara, Y dan S perannya untuk memantau situasi,” ungkap AKBP Edi saat gelaran pers rilis di Mapolres Lamsel, siang tadi (10/2/2020).

Keempat tersangka itu berhasil dibekuk polisi secara bergilir. Pertama, 3 pelaku diamankan pada Sabtu (8/2) dan satu orang lainnya pada Minggu (9/2) lalu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, motif pembunuhan tersebut disebabkan faktor keluarga dan ekonomi. Aksi pembunuhan itu sudah direncanakan oleh pelaku yang merupakan suami korban,”lanjutnya.

Perwira berpangkat dua melati dipundaknya ini juga mengatakan, pada saat dilakukan penangkapan pelaku sempat melawan petugas. Karenanya, dua tersangka dihadiahi timah panas di kaki.

“Sempat mau kabur dan melawan petugas. Karena itu kita berikan tindakan tegas terukur,” imbuhnya.

Sayangnya, saat ditanya adakah motif lantaran poligami, AKBP Edi enggan membeberkan. Menurutnya, kasus ini masih dalam pengembangan.

“Masih terus kita lakukan pengembangan dan penyelidikan. Informasi apapun akan kami selidiki,” tukasnya.

Saat ditanya, Handoko nekat melakukan perbuatan biadab itu lantaran kesal dengan istrinya (Anis, red) yang kerap keluar malam. Selain itu, ia mengaku Anis terlalu banyak tuntutan kepadanya.

“Kesal saja pak. Padahal kurang apa lagi saya untuk dia. Tapi masih saja, pulang malam dan gak tau kemana perginya,” akunya saat ditanya Kapolres Lamsel dihadapan wartawan. (Doy)

 911 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini