Bangun Kawasan Perikanan Terpadu, Aribun Jamin Pemasaran

  • Whatsapp

 

PALAS – DPD Partai Perindo Lampung Selatan (Lamsel), sepertinya mulai melakukan gebrakan.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Melalui program UMKM, Ketua DPD Perindo Lamsel, Aribun Sayunis membagikan sejumlah bantuan untuk masyarakat. Utamanya, dalam membantu pertumbuhan ekonomi rakyat kecil menengah.

Rencananya, program ini akan menyasar ke 7 Kecamatan di Lamsel, khususnya bagi wilayah potensi budidaya ikan air tawar. Yakni Kecamatan Bakauheni, Ketapang, Palas, Sragi, Way Panji, Sidomulyo dan Candipuro. Program tersebut dilaunching di Desa Pulau Jaya, Kecamatan Palas, Minggu (8/3/2020).

Disatu lokasi ini, Aribun memberikan bantuan terpal bioflog kepada sejumlah kelompok perikanan, untuk pembudidayaan ikan air tawar. Selain itu, Aribun juga memberikan bimbingan kepada puluhan ketua kelompok perikanan dalam pembudidayaan ikan air tawar.

Aribun Sayunis, yang juga selaku Ketua Asosiasi Pengusaha Cat Fish Indonesia (APCI) mengatakan, Provinsi Lampung merupakan wilayah yang strategis dalam pengembangan bisnis perikanan. Sebab, Lampung memiliki akses pasar internasional, yakni melalui Pelabuhan Panjang, Bandarlampung.

“Kemungkinan kita untuk ekspor ikan (Air tawar, red) ke negara-negara lain itu bisa terjadi. Selagi, ada kemauan dan kerja keras dari petani perikanan,” ujar Aribun dalam arahannya, seraya memberi semangat pembudidaya ikan di Desa Pulau Jaya.

Pria yang juga merupakan Bakal Calon (Balon) Wakil Bupati Lamsel itu menegaskan, jangan sampai masyarakat Lampung menjadi penonton usaha berkembang di tempat sendiri. Terbukti, pasar modern telah berkembang di Lampung. Untuk itu, diharapkan agar masyarakat juga memiliki andil untuk berkembang.

“Kita berencana, bakal membuat kawasan terpadu sektor perikanan, di Lamsel. Tentunya, itu dengan bersinergi dengan pemerintah untuk mengembangkan sektor pembudidayaan ikan air tawar. Dari masa produksi hingga memastikan harga pasar yang aman,” imbuhnya.

Jika kawasan perikanan terpadu ini telah dibangun, pihaknya bakal mengarahkan petani ikan untuk menjalin kemitraan dengan APCI. Dari kemitraan tersebut, petani ikan bakal terjamin soal pemasarannya.

“Kebetulan kami di APCI telah memiliki pasar di Bandarlampung, Palembang dan pabrik pengelolaan ikan di Jakarta. Sudah pasti, untuk masalah pasar dapat dijamin. Jangan sampai petani kita merugi. Asal, petani tergabung dengan APCI, karena kita sudah jalin kontrak,” sambungnya. (Doy)

 189 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

banner 468x60