Meski Libur Sekolah, Karang Taruna Imbau Anak-Anak Giat Membaca

  • Whatsapp

PAKUAN RATU – Pemerintah Indonesia yang sedang mengahadapi masalah wabah corona mengambil banyak kebijakan untuk meminimalisir korban dan penyebaran.

Salah satunya yakni meliburkan sekolah – sekolah hingga batas waktu waspada virus corona, yakni selama 2 pekan kedepan.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Kerena itu, Bupati Way Kanan, Raden Adipati juga menerapkan kebijakan tersebut. Dengan mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan sekolah.

Hal tersebut, juga memantik perhatian Karang Taruna Kecamatan Pakuan Ratu. Mereka berupaya untuk menekan kecemasan anak-anak, terutama yang berada di desa-desa akibat berita-berita yang semakin merajalela yang sehingga membuat kepanikan.

Untuk itu, Karang Taruna Pakuan Ratu membuka ruang membaca bagi anak-anak untuk mengisi kekosongan. Mereka menilai, dengan membaca anak-anak dapat terhibur dan dapat menurunkan kecemasa serta kepanikan.

“Tentunya, anak-anak tidak boleh cemas dan panik. Sebab, di desa-desa merupakan tempat yang bersih dari virus, selama tidak ada pendatang dari luar. Untuk itu, anak-anak tidak boleh berhenti belajar, dan tetap harus bersemangat menjadi generasi perubahan masa depan,” ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Pakuan Ratu, Adiwijaya saat diwawancarai, Senin (23/3/2020).

Adi melanjutkan, anak-anak dapat membaca buku di perpustakaan yang ada di desa masing-masing. Tentunya, kebersihan di perpustakaan desa juga harus terjamin.

“Membaca dapat membuka cakrawala. Selain itu, dapat melawan kepanikan dan kecemasan anak,” lanjutnya.

Adi juga berharap, kepada pemerintah Way Kanan agar bisa mengambil langkah tepat, memerintahkan kepada yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi siapapun pendatang dari luar daerah.

“Jika pemerintah salah langkah maka tidak menutup kemungkinan Way Kanan juga akan terdampak” tutup Adi. (Awa/Doy)

 304 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

banner 468x60

Tinggalkan Balasan