Penyaluran BLT, Desa Tanjung Sari Terdata Sekitar 380 Orang

  • Whatsapp

 

PALAS – Masyarakat Desa Tanjung Sari, Kecamatan Palas, Lampung Selatan (Lamsel) sepertinya perlu lebih bersabar menunggu realisasi Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui, pemerintah pusat melalui keputusan Presiden RI, Ir. Joko Widodo, telah memberikan kebijakan untuk memberikan BLT sebesar Rp.600 ribu kepada masyarakat selama 3 bulan pandemi covid-19. Anggaran tersebut, dialokasikan melalui APBN, APBD dan DD.

Kepala Desa Tanjung Sari, Jarwono menerangkan, pengalokasian BLT tentunya tidak kepada semua masyarakat Desa Tanjung Sari. Sebab, pemerintah telah menetapkan sejumlah kriteria yang layak menerima bansos tersebut.

“Ada sekitar 14 kriteria warga yang layak mendapatkan bantuan ini. Meski tidak semua kriteria terpenuhi, minimal mereka memenuhi beberapa poin dalam kriteria tersebut. Kami harap, masyarakat dapat memahami dan tidak memiliki kecemburuan sosial,” terang Jarwo kepada media-baru.com, Kamis (7/5/2020).

Jarwono juga mengungkapkan, sejauh ini, Pemerintah Desa Tanjung Sari telah mendata sekitar 158 orang yang akan menerima BLT yang bersumber dari Dana Desa (DD). Kemudian, Sekitar 212 orang akan menerima BLT yang bersumber dari APBN dan 10 orang penerima dari APBD.

“Jadi secara gelobalnya, di Tanjung Sari yang akan mendapatkan BLT adalah sekitar 380 orang atau KK. Ini jika tidak ada lagi perubahan data dari Kemensos,”imbuhnya.

Mantan Ketua BPD Tanjung Sari itu juga menjelaskan, bahwa jumlah data penerima BLT itu bersumber dari Basis Data Terpadu (BDT) Kementrian Sosial RI yang disampaikan melalui Dinas Sosial Kabupaten Lamsel.

“Datanya sudah ada, tapi kami pemerintah desa bersama BPD juga diberikan kewenangan untuk melakukan perubahan nama sesuai kondisi real-nya. Untuk data tersebut sudah kami setorkan ke dinas sejak beberapa waktu lalu,” sambungnya.

Terkait metode pencairannya, dari ketiga sumber BLT tersebut akan berbeda. BLT dari Kementrian Sosial yang bersumber dari APBN akan disalurkan melalui Kantor Pos dan diantarkan ke rumah-rumah warga penerima BLT.

“Untuk penyaluran BLT dari Dana Desa, akan melalui rekening Bank atas nama pribadi penerima. Sebab, bukti transfer saat penyaluran BLT akan menjadi laporan pertanggungjawaban pelaksanaan DD tahun ini. Kalau untuk penyaluran BLT dari pemerintah daerah atau APBD, sampai hari ini kami belum mengetahui bagaimana teknisnya,” ungkap Jarwono.

Dikatakan Jarwono, sampai saat ini pihaknya tengah menunggu intruksi dan informasi dari Pemerintah Kabupaten Lamsel terkait agenda penyaluran BLT.

“Belum ada arahan sampai saat ini. Semoga saja bisa secepatnya tersalurkan,” harapnya. (Doy)

 889 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini