Penyebrangan Angkutan Barang di Pelabuhan BBJ Turun 25 Persen

  • Whatsapp

BAKAUHENI –  Kendaraan angkutan barang yang melakukan penyebrangan di Pelabuhan PT. Bandar Bakau Jaya (BBJ), Bakauheni Lampung Selatan (Lamsel) mengalami penurunan.

Hal itu terjadi, sejak situasi pandemi covid-19 di tanah air. Terlebih, lantaran adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan sejumlah perusahan yang tidak beroperasi di beberapa kota besar di Pulau Jawa.

Bacaan Lainnya

banner 300250

General Manager, PT. BBJ Bakauheni, Tatang Rohadi mengungkapkan, hingga pekan ini, penyebrangan angkutan barang dari Pelabuhan BBJ Bakauheni menuju BBJ Bojonegara Banten, turun sekitar 25 persen dari situasi normal seperti tahun lalu.

“Turun sekitar 25 persen dari biasanya. Sementara ini, yang masih mendominasi adalah kendaraan tronton yang membawa kayu,” ujar Tatang kepada media-baru.com, siang tadi (11/5/2020).

Kondisi ini, berbanding terbalik dengan akses penyebrangan angkutan barang di Pelabuhan ASDP Bakauheni. Angkutan logistik selama pandemi Covid-19, trafik truk barang di lintasan Merak dan Bakauheni rata-rata naik 2-3 persen, jika dibandingkan pada tahun lalu pada periode yang sama.

“Prediksi kami, mobilitas logistik terus meningkat jelang Idulfitri,” kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini, seperti dikutip sejumlah media online kemarin.

Dia mengatakan ASDP saat ini fokus menjaga agar penyeberangan logistik tetap berjalan lancar sehingga mobilisasi pasokan logistik ke seluruh Indonesia. Selain diatur dalam Permenhub 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

“ASDP juga berkomitmen untuk tetap menjaga pasokan kebutuhan pokok di daerah sesuai arahan Presiden,” Tukasnya. (Doy/Red)

 184 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

banner 468x60