GML : Pendataan BLT di Desa Lempasing Diduga Tebang Pilih !

  • Whatsapp

 

TELUK PANDAN – Penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, senilai Rp. 600 ribu diduga tidak tepat sasaran.

Bacaan Lainnya

Bagaimana tidak, seperti diketahui, bantuan sosial tersebut disalurkan kepada masyarakat yang dinilai kurang mampu dalam menghadapi pandemi Covid-19. Dalam teknis penyaluran, juga semestinya telah meewati tahapan pendataan yang jeli, sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan pemerintah pusat.

Di Desa Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, tahapan tersebut seprti tak diindahkan. Sebab masih banyak warga yang dinilai mampu dalam segi ekonomi justru mendapatkan BLT.

Hal tersebut diungkapkan Isbah Cholib, perwakilan Ormas Gema Masyarakat Lokal (GML) Desa Lempasing. Menurutnya, pendataan yang dilakukan oleh aparatur pemerintahan desa maupun kabupaten peru dievaluasi lagi. Bahkan, Isbah juga meminta, dalam pendataan semestinya lebih transparan dan melibatkan sejumlah tokoh masyarakat.

“Semestinya, semua harus peka dalam hal penyaluran bantuan ini. Ini bukan main-main dan harus betul-betul tepat sasaran. Karna, jumlah penerima yang diberikan oleh kementrian sosial juga terbatas, tidak untuk seluruh warga. Untuk itu, harus benar-benar tepat sasaran,”tegasnya, saat berbicang dengan media-baru.com, Selasa (12/5/2020).

Isbah juga menegaskan, agar pihak Kecamatan Teluk Pandan, Dinas Sosia Kabupaten Pesawaran hingga seluruh pihak terkait dalam peyauran BLT, untuk dapat mengevaluasi kembali data penerima di Desa Lempasing.

“Kepada seluruh unsur Pemerintah Kabupaten Pesawaran, agar memberikan ketegasan kepada para Aparat Desa yang diketahui sebagai ujung tombak jalanya program pemerintahan. Saya harap agar benar-benar mendata warganya yang layak atau tidak layak dan tidak ada unsur tebang pilih,” harapnya menegas.

“Bisa kita lihat dari kondisi rumahnya. Pendataannya terkesan tebang pilih. Banyak yang rumahnya sudah tidak layak huni justru tidak mendapatkan bantuan dan begitu sebaliknya. Yang kami rasa rumahnya telah terkesan mampu, justru malah mendapatkan bantuan covid-19 itu,” tambahnya. (Ryn)

 572 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini