Kades Way Urang Diduga Intimidasi Mantan Aparat, 4 Kadus Diganti Tanpa Tahapan

  • Whatsapp

PADANG CERMIN – Kepala Desa (Kades) Way Urang, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Harudin sepertinya mulai ‘kebakaran jenggot’.

Pasalnya, usai diberitakan mengenai persoalan rekrutmen aparatur desa yang diduga tak sesuai dengan regulasi, Harudin memanggil salah satu mantan paratur desa, Bastian yang diduga diintimidasi.

Bacaan Lainnya

Kades Hairudin menentang jika kepemimpinannya di ganggu dengan urusan penuntutan hak para mantan aparatur desa tersebut. “Dia tidak mau diganggu. Bahkan, Harudin menyiapkan uang Rp200 juta untuk menantang kami. Jika kami menuntut hak,” Kata Bastian, Senin (11/5/2020) lalu.

Selian itu, Harudin kembali melakukan manuver untuk kali kedua melakukan perombakan dibeberapa posisi aparat desa.
Kali ini giliran jajaran Kepala Dusun (Kadus) yang dilakukan pergantian yang juga tanpa melalui tahapan seperti biasanya. Dari penjaringan maupun seleksi.

Diantaranya, yakni Dusun Haneban, Dusun Simpang Rejo, Dusun Tegal Rejo dan Dusun Tegal Rejo Harapan.

Hal tersebut, kembali diketahui tim media-baru.com, saat melakukan investigasi di Desa Way Urang, Kamis (14/5/2020). Berdasarkan pengakuan dari narasumber yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan bahwa dalam pergantian 4 Kadus itu juga tidak sesuai dengan prosedur atau regulasi yang biasa diterapkan.

Yakni, terdapat Kadus yang jabatannya digantikan oleh orang yang bertempat tinggal di dusun lain. Seperti, Dusun Haneban, mulanya dijabat oleh Tabroni, digantikan oleh Azharulloh, yang merupakan warga Dusun Induk RT 2. Kemudian, Kadus Simpang Rejo digantikan oleh Asroni, yang juga merupakan warga dari dusun lain, yaitu dari Dusun Tegal Rejo Harapan. Sementara, Kadus Tegal Rejo, Suyatno di gantikan oleh istrinya sendiri, dan Kadus Tegal Rejo Harapan, Wakijan digantikan oleh Wasiman.

“Kalau menurut kades, itu merupakan hak preogatif Kepala Desa, untuk mengangkat dan mengganti aparatur Desa Way Urang,” Ungkap narasumber tersebut kepada media-baru.com dan LSM Lira.

Sementara, Harudin kembali menolak untuk dikonfirmasi. Yakni dengan cara memblokir nomor telpon wartwan dan LSM yang terus memback up urusan tersebut. Bahkan, saat wartawan ini mencoba menemuinya, pihaknya juga kerap menghindar. Namun, Harudin sempat mengirimkan pesan whatsapp kepada salah satu awak media.
“Kalau anda tidak tau kebenarannya, lebih baik diam,” Singkat pesan Harudin. (Ryn)

 772 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini