Terkait Uang Rp25 Ribu, Ini Hasil Klarifikasi Bawaslu dengan SMPN 1 Sidomulyo

  • Whatsapp

KALIANDA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) melakukan klarifikasi, terhadap Kepala SMPN 1 Sidomulyo, Sri Wahyuni yang diduga memberikan uang kepada siswa untuk menempel stiker pencegahan Covid-19 bergambar Ketua Gugus Tugas, Nanang Ermanto.

Hasil pemeriksaannya, Bawaslu menyatakan tidak menemukan bentuk pelanggaran Pemilu teehadap Kepala SMPN 1 Sidomulyo, Sri Wahyuni. Uang Rp25 ribu yang diberikan kepada murid, memang merupakan uang yang diambil dari dana BOS.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Murni dari dana BOS, untuk pembelian kuota dalam menunjang kegiatan belajar mengajar secara daring. Dan itu ada dasar hukumnya,” ungkap Komisioner Bawaslu Lamsel, Fahrurrozi kepada wartawan usai melakukan pemeriksaan terhadap salah seorang guru di Kantor Bawaslu Lamsel, Selasa (19/5/2020).

Menurut Ozi, sapaan akrabnya, kegiatan pemberian uang kepada siswa itu telah diatur dalam Permendikbud nomor 9 tahun 2020 tentang perubahan Permendikbud nomor 8 tahun 2020 tentang petunjuk teknis bantuan operasional sekolah reguler.

Hal itu diatur di pasal 9A huruf A, yang menyatakan bahwa pemiayaan langganan daya dan jasa sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 ayat (2) huruf g dapat digunakan untuk pembelian pulsa, paket data, dan/atau layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik dan/atua peserta didik dalam rangka pelaksanaan pembelajaran dari rumah.

“Sudah cukup jelas dan tegas didalam regulasinya. Gak perlu diterjemahkan lagi,” lanjut Ozi.

Terpisah, dikatakan Kuasa Hukum Sri Wahyuni, Arif Hidayutllah, SH menegaskan, bahwa kegiatan yang dilakukan guru di SMPN 1 Sidomulyo untuk membagikan stiker, masker dan hand sanitizer sudah ada aturannya.

“Justru, dalam situasi pandemi seperti ini, semestinya kita saling mendukung. Tentang, trobosan-trobosan untuk bagaimana siswa tetap mendapatkan haknya untuk belajar. Jangan ada pihak-pihak yang memprovokasi atau memperkeruh suasana,” Kata Arif, yang merupakan perwakilan dari Kantor Hukum WFS & Partners, Bandar Lampung.

Kuasa Hukum SMPN 1 Sidomulyo Sri Wahyuni, Arif Hidayatullah, SH saat diwawancarai usai pemeriksaan di Bawaslu Lamsel.

Diketahui, sebelumnya sempat heboh pemberitaan mengenai guru SMPN 1 Sisomulyo yang memberikan uang kepada siswanya sebesar Rp25 ribu. Selain itu, siswa juga diberikan masker dan stiker pencegahan covid-19 bergambar Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto, untuk ditempel dirumahnya.

Lantaran hal tersebut, Bawaslu Lamsel menjadikan dugaan itu sebagai atensi penindakan. Dimana, Bawaslu telah memberikan surat pemanggilan terhadap Kepala SMPN 1 Sidomulyo, untuk dilakukan Kalrifikasi. (Doy)

 326 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

banner 468x60