Pemerhati : Pelaku Wisata Lamsel, Wajib Persiapkan Protocol Kesehatan !

  • Whatsapp

KALIANDA – Kebijakan New Normal pada sektor pariwisata yang akan diterapkan di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), tengah dalam tahap persiapan.

Utamanya, persiapan bagi para pelaku usaha untuk melakukan skenario new normal di lokasi wisata. Sebab, ini sangat rentan dengan efek penyebaran covid-19 dari sektor pariwisata, lokasi wisata maupun perhotelan.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Hal ini memantik tanggapan dari para pemerhati kebijakan. Salah satunya yakni  dari Komando Analisis Pemuda Indonesia (KAPI). Menurut organisasi pemuda dan mahasiswa ini, penerapan new normal di sektor wisata bakal menjadi indikator penyebaran covid-19.

“Jangan buru-buru. Harus melalui tahap persiapan yang matang. Sebab, penerapan new normal di sektor pariwisata akan memancing kerumunan massa yang melakukan kegiatan kurang penting. Kemudian, menjadi potensi penyebaran virus corona,” ujar Ketua Umum KAPI, Dedi Manda Putera kepada media-baru.com, Minggu (7/6/2020).

Ia menyarankan, dalam persiapan penerapan new normal ini, para pelaku wisata wajib menerapkan protocol kesehatan. Tanpa ada alasan sedikitpun bagi pelaku wisata untuk tidak taat pada anjuran pemerintah.

“Para pelaku wisata, harus benar-benar mempersiapkan dan melakukan perketatan protocol kesehatan bagi seluruh pengunjung. Agar, upaya new normal dpat berjalan sesuai tujuan dan dari penerapan itu tetap dapat menekan penyebaran covid-19,” imbuh Dedi.

Senada juga dikatakan salah seorang penggiat wisata di Lamsel. Agus Setiawan mengatakan, bagi pengunjung di lokasi wisata agar tidak risih dengan adanya perketatan protocol kesehatan dari para pelaku wisata.

“Hal itu dilakukan untuk menjaga kesehatan semua linie masyarakat. Baik pengunjung wisata, pengelola wisata, maupun pelaku wisata,” tambahnya.

Agus juga menyarankan, untuk para pelaku wisata wajib mempersiapkan sarana protocol kesehatan. Seperti, masker, tempat cuci tangan, handsanitizer, disinfektan dan tenaga kesehatan.

Selain itu, pihak pelaku wisata juga wajib melakukan sosialisasi kepada calon pengunjung untuk dapat mengikuti peraturan di era new normal ini.

“Para pelaku dan pengelola wisata juga harus mempromosikan kembali kepada seluruh masyarakat, agar para calon pengunjung mematuhi protokol kesehatan sebelum menuju lokasi wisata,” kata Agus yang juga merupakan Alumni LSM Aliansi Indonesia Provinsi Lampung.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamsel, telah mamastikan persiapan penerapan new normal di sektor wisata. Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah gencar sosialisasi ke lapangan jelang pemberlakuan new normal sesuai arahan Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Selain itu, mereka juga mengecek langsung penerapan protokol kesehatan yang dieprsiapkan oleh para pelaku usaha sektor pariwisata dan perhotelan.

“Kami ingin memastikan bahwa pelaku usaha pariwisata dan pihak hotel mematuhi protokol kesehatan jelang pemberlakuan new normal. Seperti menyediakan APD, alat cuci tangan dengan air mengalir, sabun, tempat duduk berjarak bagi pengunjung/tamu hotel, serta selalu mengingatkan pengunjung untuk memakai masker.” ucap Rini seraya mengimbau. (Han/Doy)

 490 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

banner 468x60