Sejumlah Warga Tak Dapatkan BLT, Kades Sukaraja Janji Beri Solusi

  • Whatsapp

PALAS – Realisasi Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) sepertinya perlu dievaluasi.

Sebab, dari pendataan calon penerima hingga penyaluran dana bantuan sosial dampak pandemi covid-19 di desa setempat terkesan tidak realistis. Terdapat sejumlah keluarga pra sejahtera yang tak mendapatkan bantuan, meski kondisi ekonomi mereka yang terbilang menengah kebawah.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Berdasarkan hasil investigasi tim media-baru.com di Dusun 04 Desa Sukaraja, terdapat sejumlah janda Lanjut Usia (Lansia) yang tak terdata sebagai penerima bansos ataupun BLT.

Salah seorang janda Lansia, Saniyem (68) mengaku dirinya belum pernah mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun dari Pemerintah Desa, Kabupaten maupun Pemerintah Pusat. Jika dilihat dari kondisi ekonomi, Nenek Saniyem merupakan warga prasejahtera yang patut jadi prioritas untuk diperhatikan.

“Belum pernah sama sekali. PKH gak dapet, bantuan sembako juga gak dapet,” cetus nenek Saniyem saat diwawancarai tim media-baru.com dikediamannya, Senin (8/6/2020).

Senada juga dikatakan Nenek Lansia lainnya, Sukarti (73). Ia juga mengaku sama sekali belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Meskipun saat ini tengah gencar soal penyaluran BLT, Nenek Sukarti seolah terlewati.

“Blas. Belum pernah sama sekali. Padahal, ya begini lah keadaannya,” keluhnya seraya memperlihatkan kondisi ekonominya yang terbilang minim.

Bukan hanya mereka, terdapat sejumlah warga kurang mampu lainnya yang juga terlewati dalam pendataan penerima Bansos ataupun BLT di Desa Sukaraja.

Terpisah, Kepala Desa Sukaraja, Sinarti menegaskan, pihaknya telah mengintruksikan kepada seluruh aparatur desa dari tingkat RT, Kadus dan lainnya untuk secara jeli melakukan pendataan calon penerima BLT.

“Tapi kemungkinan besar, mereka yang tidak masuk dalam data penerima BLT, mendapatkan bantuan dalam bentuk lainnya. Untuk itu, bisa kita cek terlebih dahulu di data base desa. Dari nama, maupun nik yang bersangkutan,” terang Sinarti saat dikonfirmasi media-baru.com, petang tadi.

Dikatakannya, untuk saat ini data penerima BLT, sudah fix. Yang artinya, sudah tidak dapat dilakukan perubahan lagi. Sebab, sudah masuki tahapan pencairan.

“Semua data sudah fix. Penerima BLT dari DD juga sudah kami buatkan rekening giro. Jadi gak bisa lagi dilakukan perubahan,” Imbuhnya.

Sementara, untuk masyarakat yang benar-benar kondisi ekonominya minim dan ternyata memang belum mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintah, pihak Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaraja berjanji bakal memberikan solusi.

“Solusi pasti ada. Baik dari anggaran Dana Desa (DD, red) ataupun dari program lain. Tapi, belum bisa kita beberkan sekarang,” Janjinya.

Untuk diketahui, kuota penerima BLT Desa Sukaraja secara keseluruhan terdapat sekitarĀ  820 orang. 154 orang diantaranya mendapatkan BLT dari DD. (Tim/Doy)

 288 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

banner 468x60

Tinggalkan Balasan