Pilkada Lamsel Terancam Tertunda ?

  • Whatsapp

KALIANDA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung Selatan (Lamsel) yang direncanakan bakal digelar 9 Desember 2020, terancam tertunda.

Hal tersebut dikarenakan, hingga saat ini belum ada realisasi penambahan anggaran. Diketahui, Pemkab Lamsel sebelumnya telah memploting anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp 38,3 miliar. Sementara, anggaran tambahan untuk penambahan TPS diperlukan sekitar Rp2 miliar dan anggaran untuk pengadaan APD sebesar Rp7,7 miliar.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Kendati KPU Lamsel telah melakukan rasionalisasi efisiensi anggaran, namun hal tersebut tidak mempengaruhi kebutuhan anggaran yang diperlukan.

Terlebih, dilansir radarlampung.co.id, Ketua KPU RI Arif Budiman mengatakan, Lamsel masuk di daftar tiga daerah di Provinsi Lampung yang terancam menunda pelaksaan Pilkada. Yakni Lampung Timur, Lampung Selatan, dan Lampung Tengah.  Di mana, dari delapan daerah, tiga daerah ini tidak sama sekali mengalokasikan anggaran melalui APBD. Sementara, kebutuhan anggaran tambahan Lamteng Rp12.239.533.000, Lamsel Rp8.557.080.750, Lampung Timur Rp6.314.947.000.

“Ya kalau kita di daerah mengikuti instruksi resmi pimpinana di pusat. Memang sampai hari ini di 8 kabupaten/kota se-Lampung dari laporan  8 KPU Kabupaten/Kota hasil koordinasi dengan pemerintah daerah ada 3 kabupaten yang tidak sama sekali mengalokasikan tambahan anggaran melalui APBD. Yaitu Lampung Timur, Lampung Selatan, dan Lampung Tengah,” katanya.

Sementara, Ketua KPU Lamsel, Ansurasta membenarkan, bahwa kondisi keuangan untuk pelaksanaan Pilkada Lamsel hingga saat ini masih terseok-seok. Sebab, belum ada gambaran pasti mengenai penambahan anggaran tersebut.

Meski demikian, Ansurasta mengaku dirinya tetap akan melaksanakan tahapan Pilkada sesuai agenda yang telah ditentukan.

“Kita tetap optimis di 9 Desember. Tapi tetap harus realistis. Kalau anggaran tidak mencukupi, ya apa daya untuk melaksanakan pilkada,” Ujarnya, kepada Media-baru.com petang tadi (26/6/2020).

Ansurasta melanjutkan, soal adanya isu yang menyebutkan bahwa Pilkada Lamsel terancam akan tertunda, dirinya tetap menunggu keputusan KPU RI.

“Kalau soal itu (Penundaan Pilkada, red) kita tunggu bagaimana keputusan KPU pusat,” tutupnya. (Doy)

 242 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

banner 468x60

Tinggalkan Balasan