KPK Geledah Kantor Bupati Lamsel, Sekda : Pengembangan Kasus Lama

  • Whatsapp

KALIANDA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) meninggalkan kantor Bupati Lampung Selatan (Lamsel) setelah selesai melakukan pemeriksaan dan penggeledahan, Senin sore (13/7/2020).

Sekitar pukul 17.30 Wib, tampak tim penyidik KPK membawa 3 koper berwarna biru muda dan 1 buah kardus berisi dokumen-dokumen alat bukti dugaan korupsi yang buru-buru dimasukan kedalam bagasi mobil, kemudian tim berjumlah 7 orang yang terbagi dalam 3 mobil Toyota Innova meninggalkan kantor Bupati diiringi mobil patwal Polres Lamsel.

Bacaan Lainnya

Sekda Lamsel Thamrin, memberikan pernyataan singkat kepada awak media tak lama berselang setelah tim KPK pergi, “staf Ahli Bidang Ekobang tadi yang diperiksa terkait pengembangan kasus lama,” jelasnya irit bicara.

Senada dengan hal itu, secara terpisah Plt. juru bicara KPK Ali Fikri mengiyakan bahwa tim penyidik sedang melakukan pengeledahan sejumlah tempat di Lamsel untuk mengumpulkan alat bukti dalam rangka pengembangan kasus suap proyek terkait proyek infrastruktur yang menjerat eks Bupati Lamsel Zainudin Hasan.

Masih sumir siapa-siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka baru dalam pengembangan kasus ini, “kebijkan Pimpinan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan,” Ali menjelaskan.

Sebagaimana diketahui, Zainudin Hasan diputus bersalah dalam kasus tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) suap proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Lamsel. Dalam kasasi MA, amar putusan Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 12 tahun pidana penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan serta hukuman tambahan kewajiban membayar uang pengganti sekira 66,7 miliar. (Han)

 574 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini