Nanang : Jika Ada Isu Tidak Benar, Jangan Didengar !!

  • Whatsapp

NATAR – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto bersama Ketua TP PKK Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto lakukan Silaturahmi dan Senam bersama masyarakat Desa Suka Damai, Kecamatan Natar, Minggu(26/7/2020) Pagi.

Turut hadir mendampingi Bupati Nanang Ermanto, Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Rosdiana, serta Camat Natar, Eko Irawan.

Bacaan Lainnya

Dalam silaturhaminya saat bersama masyarakat, Nanang Ermanto menjelaskan isu-isu yang tidak sedap tentang dirinya. Menurutnya, isu yang telah beredar tentang penangkapan dirinya oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) yang belakangan ini cukup ramai diperbincangkan itu tidaklah benar.

Nanang juga mengatakan banyak pihak lain yang ingin menjegal dirinya agar suara mata pilih (dukungan) jatuh dan berharap agar dirinya tidak dapat maju dalam pemilihan Bupati/Wakil Bupati Lampung Selatan periode 2021 – 2024 mendatang.

“Kemarin pak Nanang banyak isu-isu yang gak karuan, pak Nanang difitnah. Bagaimana sekarang ini pak Nanang supaya tidak jadi Bupati,”ujarnya.

“Kita sama-sama tau, selama memimpin dimasa transisi selama 2 tahun sejak 3 Agustus 2018, Pak Nanang telah diuji oleh Allah SWT untuk mengendalikan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.Jadi berkat do’a masyarakat semua, yang mendukung Pak Nanang sampai saat ini Pemerintahan di Lampung Selatan aman dan kondusif,”ujar Nanang lagi.

“Melihat kinerja pak Nanang, ada saja orang yang tidak senang. Pak nanang diisukan yang gak benar, ada yang bilang ditangkap KPK dan lainnya. Tapi nyatanya pak Nanang hadir di Suka Damai. Pak Nanang Sehat. jadi kalo ada isu-isu itu tidak benar, jangan didengar. saya minta do’a nya untuk bisa sehat sehingga dapat memimpin lampung selatan kedepan lebih baik lagi,”tambahnya.

 

Pada kegiatan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, Nanang Ermanto selain memberikan penjelasan tentang issue yang tak sedap tentang dirinya, juga bercerita tentang perjalanannya memimpin Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan saat masa transisi dua tahun kebelakang, dimana cobaan demi cobaan datang silih berganti, termasuk tentang covid-19 serta pencalonan kepala daerah yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

Dalam penjelasannya, persoalan menang kalah dalam pilkada merupakan hal yang biasa, akan tetapi gunakan politik yang santun. Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana memberikan pembelajaran politik kepada masyarakat.

“Menang kalah dalam kompetisi hal yang biasa, tapi gunakan etika. Ajari masyarakat berpolitik dengan etika, bukan malah menebar issu yang tidak benar,” kata Nanang.

Sebelum meninggalkan lokasi Desa Sukadamai, Nanang Ermanto berpesan kepada masyatakat agar selalu menggelorakan semangat gotong royong, menjaga kebersihan lingkungan, terlebih dimasa pendemi Covid-19 yang juga belum berakhir.

“Jaga kebersihan lingkungan dengan bergotong royong bersama masyarakat. Ciptakan suasana kondusif dilingkungannya masing-masing,” pungkas Nanang. (Red)

 732 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini