Pagar SD N 3 Ambyar, Kadisdik Lamsel ‘Santai’

  • Whatsapp

KALIANDA – Pagar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Bumi Restu Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), tampak ‘ambyar’ alias roboh berkeping-keping.

Peristiwa nahas ini tentu bukanlah kabar baik untuk wajah dunia pendidikan di Lamsel, mengingat gegara pandemi covid-19 telah mengakibatkan kocar-kacirnya sistem pendidikan terutama kegiatan belajar mengajar dari tatap muka menjadi dalam jaringan (daring).

Bacaan Lainnya

Dari informasi yang dapat dihimpun oleh media pada hari Rabu (29/7/2020), peristiwa robohnya pagar itu sudah terjadi sejak pertengahan bulan April 2020.

Hujan deras berkepanjangan pada hari nahas itu, telah mengakibatkan banjir disekeliling area SDN 3 Bumi Restu yang berujung pada robohnya pagar sekolah.

Dihubungi via telepon, Kepala Sekolah SD N 3 Bumi Restu Dedi, menyebut bahwa robohnya pagar sekolah adalah musibah, “disebabkan meluapnya kali dibelakang sekolah,” ucap Dedi.

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Thomas Amirico, memberikan komentar via aplikasi percakapan whatsapp, “saya sudah ketemu dengan kepala sekolahnya,” balas Thomas.

Ia menambahkan bahwa sudah mengusulkan anggaran untuk perbaikan pagar tersebut, ketika ditanya lebih lanjut ihwal usulan anggaran di APBD perubahan atau murni, ia menjawab “karena proses penganggaran gak bisa langsung, apalagi situasi korona, kita usahakan mana yang bisa, secepatnya” jawab Thomas mengakhiri.

Semoga, pagar sekolah yang ‘ambyar’ tersebut lekas terealisasi perbaikannya. Mengingat, jika peristiwa robohnya pagar tersebut terjadi ketika kegiatan belajar mengajar tatap muka berlangsung, tidak menutup kemungkinan menjadi marabahaya bagi para siswa siswi, yang bisa saja tertimpa reruntuhan pagar yang roboh. (Han)