Masyarakat Adat Sai Batin Adakan Anjau Silau

  • Whatsapp

KALIANDA – Ratusan Masyarakat adat sai batin, marga rajabasa kecamatan rajabasa, kabupaten lampung selatan (Lamsel) mengadakan kegiatan silaturrahmi (anjau silau). Minggu (13/09/2020).

Dalam kegiatan acara silaturahmi anjau silau adat saibatin segekhi suku marga Rajabasa tersebut di gelar di desa kunjir.

Dengan menyambut Salah satu Panglima Adat Paksipak Sekala Brak
(Kepaksian Pernong) puluhan punggawa kepaksian desa kunjir menyambut
(Panglima Elang Berantai) Raden Berlian.SH, dan para Dalom, Dengan cara memainkan (Tari Khakot Pusaka) Pencak silat betung putra keramat tunggal desa kunjir, dan Tari Kipas.

Kegiatan ini di gelar atas kesepakatan untuk menjalin tali silaturahmi, atau sering di sebut (Anjau Silau) dengan para masyarakat adat sai batin yang ada wilayah marga Rajabasa.

Panglima elang berantai, menjelaskan di hadapan masyarakat desa kunjir, khususnya adat sai batin marga rajabasa yang ada di wilayah rajabasa.

”Disini Saya sebagai Hulu Balang utama Bandakh marga Rajabasa yang dititahkan oleh Sai batin marga Rajabasa Pangeran Penyimbang Agung untuk melakukan kegiatan silaturahmi atau Anjau Silau kepada masyarakat adat sai batin di wilayah marga Rajabasa seperti di desa Kunjir ini, kedepannya insyaallah kita akan mengadakan kegiatan seperti ini lagi, guna memahami kehadatan,” Paparnya.

Selanjutnya dalam kegiatan silaturrahmi (Anjau Silau) yang di gelar di desa kunjir tersebut panglima elang berantai memaparkan tujuan dari di gelar nya kegiatan ini bermaksud untuk, saling bertatap muka serta meningkatkan tali silaturrahmi antar sesama.

“Selain mempererat tali silaturrahmi tujuan dalam kegiatan anjau silau ini guna memberikan pencerahan kembali terkait kebesaran tata titi adat istiadat sai batin khususnya di way Handak, diketahui dalam adat saibatin marga Rajabasa memiliki dua Hulu balang, yakni Hulu balang marga dan Hulu balang Bandakh,” Tambahnya.

Di sela ujung kegiatan Panglima Elang Berantai, sangat bangga, dan mengapresiasi kepada semua masyarakat desa kunjir, yang telah menyiapkan tempat untuk kegiatan Anjau Silau.

“Terimakasih banyak kepada warga masyarakat desa kunjir, khususnya di kecamatan rajabasa yang telah semangat menyambut dan menyiapkan lokasi untuk kegiatan ini, Kedepannya Seperti tari khakot pusaka ini bisa di pakai untuk menyambut tamu seperti contoh kecilnya, untuk menyambut camat, namun sebelum memainkan tari khakot ini, kita harus meminta izin dengan yang melatih atau mengembangkan tarian ini, yang jelas kita mendukung pemerintahan dan semoga pemerintahan juga bisa mendukung keadatan,” tutupnya.  (red)

 160 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

banner 468x60

Tinggalkan Balasan