Pemdes Sumur Gelar Musrenbangdes Terapkan Protokol Kesehatan

  • Whatsapp

KETAPANG – Pemerintahan Desa (Pemdes) Sumur mengadakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes), di kantor balai desa setempat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Jumat pagi (25/09/2020).

“Utamakan kebutuhan masyarakat, contoh di saat musim hujan sering terjadi kebanjiran maka agar diusulkan pembuatan talud. Terkait keluhan massyarakat soal DBD, dihimbau agar masyarakat menjaga kesehatan,” kata Camat Ketapang Madro’i, dalam sambutan pembuka acara.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Ia melanjutkan, bahwasannya ketua Karang Taruna agar ikut serta dalam membangun desa contohnya di bidang olah raga dan kesenian, perlu dipertimbangkan pemberian bantuan bilamana kegiatannya aktif.

“Saya menghimbau, agar kita semua membiasakan mengikuti anjuran protokol kesehatan, semisal yang baru pulang dari perjalanan jauh harus isolasi mandiri dulu. Satgas covid-19 di tingkat desa perlu diaktifkan kembali, lakukan sosialisasi protokol kesehatan kembali,” tegas Madro’i.

Di akhir sambutannya, Madro’i meminta agar Ibu-ibu PKK di aktifkan kembali dan berkerja sama dengan Karang Taruna bahu membahu menanam tanaman toga.

Senada dengan hal itu, Kepala Desa Sumur I Nyoman Prima Wijaya atau Sobri panggilan akrabnya, menyebut bahwa sudah mengusulkan apa saja yang dibutuhkan oleh desa melalui Musrencam.

“Desa Sumur terdiri dari sembilan dusun, kita sudah usulkan kebutuhan masyarakat seperti tambatan perahu untuk nelayan, bantuan bibit, pembangun infrastruktur yang kita usulkan ke kabupaten, normalisasi sungai, pengajuan alat pertanian, bibit peternakan yakni sapi dan kambing,” ucap Sobri merinci.

Kepala UPT Kesehatan kecamatan Ketapang Aris, turut memaparkan peran yang sudah dilakukan di Desa Sumur.

“Kami melakukan survei penyakit yang ada di desa, contohya penyakit menular seperti TBC karena penyakit tersebut tergolong mematikan. diharapkan, agar perawat desa berkerja sama dengan kesehatan tingkatan kecamatan,” ungkap Aris.

Dalam kesempatan yang sama, disampaikan juga kepada seluruh hadirin bahwa Pemkab Lamsel memberikan stimulus pajak sebesar 30 persen kepada desa dan kecamatan. Desa Sumur sendiri menjadi spesial karena terletak di kawasan industri, dari hasil pajak industri yang dibayarkan nantinya akan kembali lagi ke desa sehingga menjadi stimulan agar menjadi desa yang berprestasi.

Murenbangdes tersebut berjalan dengan lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan yakni 3 M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak), bahkan jumlah undangan dibatasi untuk mencegah laju penyebaran covid-19.

Acara tersebut di hadiri oleh Camat Ketapang Madro’i, Kades Sumur I Nyoman Prima Wijaya beserta jajaran, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan para tamu undangan dari berbagai unsur juga stakeholder. (amn/red)

 96 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

banner 468x60