KPU Digugat Tim HIMEL, Bawaslu Bicara Prosedur

  • Whatsapp

KALIANDA – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Hendra Fauzi, menyatakan telah menerima berkas materi gugatan sengketa Pilkada yang diserahkan oleh Tim Advokasi Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Hipni – Melin Haryani Wijaya, Senin (28/9/2020).

“Sudah diterima berkas pengajuan sengketa dari Hipni – Melin, nanti akan kita periksa lebih dalam dan kita di pleno-kan apakah memenuhi syarat untuk diregistrasi atau tidak,” terang Hendra mengawali pembicaraan kepada media.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Hendra menyebut bahwa berkas gugatan sengketa hari itu juga akan langsung diverifikasi dan di pleno-kan, bilamana berkas tersebut belum memenuhi kelengkapan maka akan diberikan waktu tiga hari untuk dilengkapi kembali.

Ia melanjutkan, jika berkas gugatan sudah cukup, Bawaslu akan meregistrasi untuk kemudian disusun jadwal musyawarah tertutup. Bila dalam dua hari musyawarah tertutup tidak tercapai mufakat, maka dilanjutkan dengan musyawarah terbuka yang akan berlangsung selama sepuluh hari.

“Yang terlibat dalam musyawarah tertutup, kami (Bawaslu) Pimpinan musyawarah dan principal yaitu pemohon dan termohon,” jelas Hendra.

Hendra juga menjelaskan, dari semenjak registrasi gugatan sengketa, maksimal selama dua belas hari kalender proses gugatan sengketa Pilkada harus selesai.

“Putusan Bawaslu bersifat mengikat dan harus dilaksanakan oleh KPU,” tegas Hendra singkat.

Tampak ketika memberikan pernyataan kepada awak media, Ketua Bawaslu Lamsel, Hendra Fauzi didampingi Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran, Khoirul Anam dan Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi, Wazzaki. (han)

 124 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

banner 468x60