Tetapkan DPS Lamsel, KPU Jaring Pendapat Stakeholder

  • Whatsapp

 

KALIANDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan (Lamsel) menggelar uji publik Data Pemilih Sementara (DPS) Pilkada tahun 2020, di Aula pertemuan KPU setempat, Senin (28/9/2020).

Bacaan Lainnya

banner 300250

Agenda tersebut merupakan upaya KPU dalam memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan tanggapan terhadap jumlah DPS yang sebelumnya telah ditetapkan sebanyak 702.310 pemilih.

Ketua KPU Lamsel, Ansurasta Razak mengungkapkan, uji publik terhadap jumlah DPS ini untuk dapat dikoreksi oleh seluruh stake holder yang terkait dalam pelaksanaan Pilkada 2020.

Selanjutnya, Anggota KPU Lamsel lainnya, Divisi Program, Data dan Informasi Asma Emilia menjelaskan, kronologi penetapan Daftar Jumlah pemilih (A.KWK) sejumlah 744.681, data A.KWK didapat dari hasil Sinkronisasi dan penyandingan data DP4 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap DPT Pileg terakhir 2019.

“Dengan jumlah pemilih tersebut sebagai dasar dilakukannya pencocokan dan penelitian oleh PPDP. Setelah dilakukan pencoklitan oleh PPDP tersebut kemudian ditetapkan dalam rapat pleno berjenjang menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 702.310 pemilih,”terang Asma.

Asma juga menyebutkan, uji publik jumlah DPS ini adalah bagian dari pengumuman DPS untuk mendapat tanggapan dan masukkan masyarakat.

“Kami berharap ada tanggapan dan masukkan sebab bisa jadi masih ada masyarakat yang belum terdata sebagai pemilih,” ujar Asma.

Lebih lanjut dijelaskan Asma, direntan waktu 29 September sampai 3 Oktober 2020 nanti, akan dilakukan proses perbaikan data pemilih yang memasuki tahap pleno terbuka DPS hasil perbaikan oleh PPS.

“Kemudian, dilanjutkan pada tnggal 4-6 Oktober 2020 pleno terbuka DPSHP di PPK. Sedangkan di Kabupaten akan dilakukan pleno terbuka tanggal 7-9 Oktober 2020 untuk menetapkan DPT. DPS memerlukan pencermatan bersama dari semua pihak,” Sambungnya.

“Tujuan utamanya untuk validitas DPS. Ini bagian dari keterbukaan penyelenggara Pemilu kepada pemilih atau masyarakat bagi perbaikan data yang transparan dan akuntabel,” Sambung asma.

Uji publik ini menjadi sangat penting untuk menjamin seluruh masyarakat yang memenuhi syarat terakomoidir dalam daftar pemilih. KPU Lampung Selatan juga membuka posko pelayanan melindungi hak pilih baik di tingkat PPS, PPK maupun KPU untuk menyempurnakan data pemilih.

Diketahui, pada kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Edy Firnandi, Perwakilan Kesbangpol, Ketua STIE Muhammadiyah Kalianda Chotimatuzzahra, S.E, M.M, Ketua STIH Muhammadiyah Kalianda, Subagyo, S.H.M.H, Ketua STAI YASBA Kalianda, Drs, Yakub Yuhira, M.Pd, Tim Kampanye Pasangan Calon, Mahasiswa serta elemen lainnya. (Doy)

 112 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

banner 468x60