Tim Advokasi HIMEL Gugat Putusan KPU ke Bawaslu

  • Whatsapp

KALIANDA -Tim Advokasi Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Kepala Daerah Lampung Selatan (Lamsel) Hipni–Melin Haryani Wijaya, akhirnya mendaftarkan gugatan sengketa Pilkada ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Senin (29/9/2020).

Tim advokasi merasa keberatan atas terbitnya Surat Keputusan (SK) KPU Nomor : 60/K.03.1-KPT/1801/KPU-Kab/IX/2020, yang isinya tidak menetapkan Bapaslon Hipni-Melin sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Lamsel 2020.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Tim advokasi yang dipimpin oleh Amri Sohar menyebut, pasal 4 ayat 1 huruf (f) yang digunakan oleh KPU Lamsel dalam SK tersebut tidak tepat.

“Penafsiran pasal 4 ayat 1 huruf (f) tidak tepat karena bu Melin Haryani Wijaya tidak pernah menjalani pidana penjara, beliau hanya dikenakan hukuman percobaan dan tidak pernah menjalani hukuman badan,” terang Amri percaya diri.

Amri melanjutkan, bahwasannya tim advokasi siap mengikuti prosedur sesuai hak konstitusi warga negara.

“Kita tetap optimis, berharap selesai di dalam (Bawaslu). Kita yakin yang tadinya Tidak Memenuhi Syarat (TMS) menjadi Memenuhi Syarat (MS) sebagai peserta mengikuti Pilkada, kita juga sudah siapkan ahli pidana dan ahli HTN,” pungkas Amri.

Tim Advokasi yang turut menyerahkan materi gugatan yakni, Amri Sohar, Ahmad Handoko, Rustam Aji, Ian Ananto didampingi Liaison Officer Jauhari juga Tim Sukses Budi Setiawan.

Dari pemantauan media, tampak pendukung dan simpatisan Hipni-Melin turut datang ke kantor Bawaslu, untuk mendampingi sekedar memberikan dukungan moril. (han)

 148 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

banner 468x60