Tolong ! Warga Penengahan Penderita Pembuluh Darah Mati Butuh Bantuan

  • Whatsapp

PENENGAHAN – Muhammad rava alfarizi (8), warga Rt.03 Rw.02 Desa Gayam, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), menderita penyakit Jaringan pembuluh darah mati yang menyebabkan salah satu kakinya diamputasi. Minggu (10/01/2021).

Putra dari pasangan Dedi dan Marlina itu, sudah merasakan sakit sejak beberapa bulan yang lalu . “Berawal dari kecelakaan tunggal yang putra kami alami, hingga kakinya mengalami jaringan pembuluh darah mati. ” ucap Dedy kepada awak media.

Bacaan Lainnya

Sudah berbagai metode pengobatan ditempuh, mulai non medis hingga akhirnya dibawa ke RSU Graha Husada untuk menjalani perawatan selama dua hari.

Lantaran faktor ekonomi, keluarga tidak sanggup untuk melanjutkan pengobatan kemudian memilih pulang. Dan untuk sementara waktu, karena kondisi kaki anak semakin memburuk yakni bernanah hingga mengeluarkan bau tak sedap. Ditambah rasa sakit yang diderita, akhirnya Muhammad Rava Alfarizi dirawat jalan di puskesmas Penengahan menggunakan fasilitas BPJS.

Setelah itu, ia dirawat di RSUD Bob Bazar Kalianda hingga akhirnya dirujuk ke RSU Airan Raya di Wayhui Kota Bandar Lampung. Pihak rumah sakit menyebut, bahwasannya Muhammad Rava Alfarizi menderita penyakit jaringan pembuluh darah mati.

Sementara itu, pihak keluarga Muhammad Rava Alfarizi mengeluhkan musibah yang mereka alami terlampau berat ditambah faktor ekonomi yang serba terbatas.

Bantuan pun mulai berdatangan, salah satu donatur berasal dari Palas memberikan tongkat alat bantu jalan, mengingat salah satu kaki sang anak telah diamputasi.

“Sebagai orang tua Muhammad Rava Alfarizi, berharap uluran tangan kepada instansi terkait baik dari Pemerintahan, Swasta dan para dermawan semoga bisa meringankan beban yang kami alami. Karena, saat ini sang anak masih menjalani perawatan dikediaman di Desa Gayam,” ucap Dedy penuh harap.

Kepala Desa Gayam Hendri, ketika dikonfirmasi media membenarkan dan sudah mengetahui dari awal bahwa salah satu warganya yaitu anak dari pasangan Dedy dan Marlina mengalami penyakit itu yang berawal dari kecelakaan.

“Sebagai pemimpin di Desa Gayam, sedari awal saya mengetahui adanya warga yang jatuh sakit. Saya sangat prihatin, peduli terhadap sesama, bahkan Pemerintahan Desa cepat tanggap terhadap warganya. Untuk itu, sudah selayaknya akan memberikan bantuan semampu dan semaksimal mungkin, baik tenaga, fisik, ekonomi atau yang lainnya,” pungkas Hendri. (jrnls.jc/red)

Jika ada pembaca yang peduli dan terketuk hati nurani untuk membantu sesama, dapat melalui nomor rekening tertera dibawah ini.

Bank BRI Nomor rek. : 581401015032533

Atas nama : Marlina (ibu Rava/pasien)

No Hp/Wa : +62 823-1056-2339

 594 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini