Reborn, LSM GALI Bakal Kembali Berkiprah di Lamsel

  • Whatsapp

 

KALIANDA – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gabungan Lembaga Independent (GALI) terlahir kembali di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Bacaan Lainnya

Itu setelah, lembaga ini melakukan restrukturisasi jajaran pengurus melalui rangkaian rapat pleno yang digelar di Sekretariat LSM Gali di Desa Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda, Selasa (26/1/2021) semalam.

Diketahui, LSM Gali sempat eksis di garis perjuangan rakyat beberapa tahun lalu. Namun, lantaran adanya sebuah musibah Ketua Umum (Ketum) sebelumnya, Alm. Syahidan Yakub meninggal dunia, lembaga ini sempat vakum beberapa saat.

Karenanya, sejumlah jajaran pengurus periode lama dan anggota menggelar musyawarah terbatas untuk kembali membangun kiprah lembaga tersebut.

Dari agenda rapat itu, mengkerucut menunjuk Randi Fatra sebagai Ketum GALI periode 2021-2023, disusul dengan Samsurizal sebagai Jekretaris Jendral dan sejumlah pengurus lain.

Randi Fatra Ketum terpilih memaparkan dalam agenda pleno tersebut, bahwa pihaknya merasa bahwa dirinya masih terbilang junior ketika ditunjuk untuk menjadi ketua.

“Saya disini tergolong paling muda dan masih butuh banyak bimbingan, tapi saya punya prinsip siap dipimpin dan siap untuk memimpin.” Paparnya

Selain itu, ia juga mengajak para anggota yang hadir untuk bersama-sama menjalankan roda organisasi sesuai tupoksi masing-masing. “kita harus bekerja bersama-sama menjaga lembaga ini dan berjuang bersama menjadikan lembaga bermanfaat bagi masyarakyat.” Sebutnya

Disisi lain, Sekjend GALI Rizal mengatakan, GALI merupakan lembaga yang sudah lama berdiri dan ikut serta membantu pemerintah daerah dengan cara mengawal berbagai program baik pembangunan fisik maupun non-fisik di wilayah hukum lampung selatan khususnya, “sebagai lembaga kontrol sosial, sudah menjadi kewajiban kita untuk membantu pemerintah dalam mengawal setiap program.” ujarnya

“Sekarang ini baik pemerintah maupun masyarakat memandang sebelah mata kepada Lsm maupun ormas, hanya karena tindakan oknum yg tidak bertanggungjawab,sehingga peranan LSM menjadi salah tafsir. Untuk menghindari hal tersebut saya sudah memberikan peringatan jkepada anggota agar tindak-tanduk dan gerak-gerik jangan sampai meresahkan masyarakat ataupun pemerintah, jika melanggar maka akan ditindak tegas.” tutupnya. (Doy)

 102 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini