DPRD Mesuji Sorot Anggaran Retensi, Sekretaris Disperkim Buang Badan

  • Whatsapp

 

MESUJI – Realisasi anggaran retensi proyek di Kabupaten Mesuji dipertanyakan. Anggaran yang diperuntukan untuk Final Hand Over (FHO) tersebut, dinilai janggal.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut dilontarkan Ketua DPRD Mesuji Hj. Elfianah, kepada media-baru.com melalui pesan whatsapp, Minggu (31/1/2021).

Menurutnya, hampir setiap tahun Kabupaten Mesuji menganggarkan pembayaran FHO dengan nilai milyaran. Namun nyatanya tidak sepenuhnya di cairkan oleh perusahaan yang sudah di anggarkan.

Hj. Elfianah mempertanyakan, kenapa nilai  dari Retensi atau FHO bisa bervariasi, yakni mulai dari 10 persen bahkan hingga 5 persen.

“Menghitungnya dari mana kalau bisa standart lah, 15 persen atau lebih. Jika kerusakan yang terjadi di pekerjaan tersebut lebih dari 5 persen perusahaan sudah pasti tidak akan mengambilnya. Jadi yang di rugikan ya, pemkab dan warga yang seharusnya bisa di nikmati oleh warga,”ketusnya.

Hal tersebut juga sempat ditgaskan  Ketua Komisi C, Parsuki kepada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) setempat saat hearing beberapa waktu lalu. Menurutnya, OPD tidak belajar dari provinsi tetangga yang nilai FHO-nya bisa mencapai 25 persen bahkan lebih. Sebab, hal ini bisa menjaga kualitas dan pertanggung jawaban dari perusahaan.

“Jangan setiap tahun kita anggarkan FHO itu bahkan hutang dari beberapa tahun belakangan ini dan itu juga tidak terserap sepenuhnya. Kalau terserap sepenuhnya tidak apa apa, anggaran yang sudah di tetapkan tidak terserap kan sayang lebih baik di alokasikan ke program lainnya. Dan bisa tidak kita mencontoh dari kab OKI mereka bisa menganggarkan FHO nya mencapai 25 persen,” tegasnya.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Mesuji, Sugih Wibowo mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak terkait lainnya.

“Nanti akan kita kaji dahulu baik dari segi peraturan dan lainnya. Jika memang bisa akan kita upayakan,” jelasnya. (Bal)

 72 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini