Sidang MK, KPU Lamsel Sampaikan 3 Permohonan ke Majelis Hakim

  • Whatsapp

KALIANDA – Sidang lanjutan perselisihan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung Selatan (Lamsel) di peradilan Mahkamah Konstitusi (MK) kembali berlangsung, siang tadi (8/2/2021).

Dalam sidang kali ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamsel menyampaikan tiga permohonannya di hadapan majelis hakim MK-RI.

Bacaan Lainnya

Penyampaian permohonan itu dipaparkan oleh Kuasa Hukum KPU Lamsel, Rozali Umar, SH, MH, dalam sidang pemeriksaan lanjutan pada agenda mendengar jawaban termohon dan keterangan Bawaslu serta pihak terkait.

Rozali Umar, menyampaikan tiga pokok permohonannya (petitum).

“Mengabulkan esepsi termohon untuk seluruhnya dalam pokok permohonan. Pertama menolak permohonan pemohon untuk seluruhnuya,” Kata Rozali Umar di hadapan majelis hakim.

Permohonan kedua, menyatakan benar dan tetap berlaku keputusan KPU Lamsel tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Bupati/Wakil Bupati Lamsel tahun 2020 pada 16 Desember 2020.

“Ketiga, menetapkan perolehan tahap akhir pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan yang benar adalah: paslon 01 Nanang-Pandu 159.987; paslon 02 Tony-Antoni 146.115; dan paslon 03 Hipni-Melin 136.459; serta jumlah suara sah 442.561,” sebutnya.

“Apabila majelis berpendapat lain kami mohon putusan seadil-adilnya,” sambung Rozali.

Ada dua pemohon gugatan Pilkada Lamsel dalam sidang MK tersebut, Pertama paslonkada Lampung Selatan nomor urut 03 Hipni-Melin dengan Nomor Akta Registrasi 47/PAN.MK/ARPK/012021 dan Registrasi Perkara Nomor 47/PHP. BUP-XIX/2021.

Selanjutnya paslonkada Lamsel nomor urut 02 Tony Eka Chandra-Antoni Imam dengan Nomor Akta Registrasi 61/PAN.MK/ARPK/01/2021 dan Nomor Registrasi Perkara 61/PHP.BUP-XIX/2021.(Doy)

 206 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini