Foto Bugil Editan Disebar di Medsos, IRT Asal Palas Lapor ke Polisi

  • Whatsapp

KALIANDA – Dugaan pelecehan seksual menggunakan tekhnologi Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dialami ibu rumah tangga (IRT) Putri Mahesa (23) warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan (Lamsel).

Hal tersebut, diketahui Putri selaku korban, melalui jejak media sosial Facebook beberapa minggu lalu. Ia mengetahui, adanya salah satu akun facebook yang menyebarkan foto editan pornografi menggunakan mukanya.

Bacaan Lainnya

Akun tersebut atas nama Mukhlis Ardianto. Akun ini memposting foto pornografi berupa perempuan tanpa busana yang diedit menggunakan muka Putri. Postingan itu dilihat Putri pada Selasa (9/2/2021) sekitar pukul 9.00 wib.

Putri menegaskan, bahwa foto tersebut bukanlah dirinya. Bahkan, nampak jelas editan di bagian muka yang sengaja ditempel pada foto bugil tersebut.

“Bukan, itu bukan saya,” Tegasnya, usai melakukan pemeriksaan atas laporannya ke Polres Lamsel, kepada sejumlah wartawan, Kamis (25/2/2021).

Akibat postingan tersebut, lanjut Putri, ia merasa dirugikan. Bahkan, hampir seluruh keluarganya merasa malu. Karenanya, ia membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

“Kita harap oknum yang posting foto bugil pake muka saya itu segera ditangkap polisi,” Katanya sembari menggendong anak laki-laki dan didampingi suaminya.

Ditempat yang sama, pemilik akun facebook Mukhlis Ardianto menyatakan, bahwa akun medsos miliknya tersebut telah diretas (hack) oleh orang tidak bertanggungjawab, sejak November 2019 lalu.

“Saya mengetahui akun fb saya di hack itu karena seriap kali mau saya buka dia harus login lagi. Kemudian, setelah saya memasukan usename dan password selalu salah,” Akunya usai diperiksa Unit Tipidter Polres Lamsel.

Ia menegaskan, bahwa yang melakukan pengunggahan foto pornografi berwajah Putri adalah bukan dirinya. “Bukan saya. Saya aja gak bisa lagi buka akun itu,” Imbuhnya.

Untuk diketahui, hingga berita ini diterbitkan, proses hukum dugaan pelanggaran UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE terus berproses. (Doy)

 1,674 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini