Jadi Peserta LIDA 2021, Awan Merantau Karena Ingin Mengobati Ayah Yang Sakit

  • Whatsapp

TANGGAMUS – Masyarakat Kabupaten Tanggamus, patut bangga memiliki generasi muda berbakat dalam dunia tarik suara. Bahkan, ikut dalam kompetisi nasional LIDA 2021 yang digelar stasiun televisi Indosiar, yakni Irwansyah atau yang dikenal Awan.

Anak ke 6 dari pasangan Samsuri dan Nurhasanah itu, saat ini berada di posisi kedua dengan polling 22.24 persen, dibawah posisi Ani, duta Sulawesi Barat dengan jumlah polling 24.20 persen, di grup 2 putih.

Bacaan Lainnya

Mengintip latar belakang keluarga Awan, sejak kecil ia tinggal di sebuah rumah sederhana yang berada diujung gang, di Desa Way Kamal.

Orang tua Awan, berprofesi sebagai pembuat dan pedagang Tempe. Kendati begitu, mereka sangat bangga melahirkan Awan sebagai anak yang memiliki bakat dibidang bernyanyi. Meski, sejak kecil Awan dihidupi dari penghasilan jualan tempe.

Orang tua kandung Irwansyah (Awan), Samsuri dan Nurhasanah saat sedang memasak bahan baku tempe.

Ayah kandung Awan, Samsuri menerangkan, Awan sebelumnya merantau ke daerah Jawa Barat yaitu di Kota Bogor, sebagai security. Sekitar 3 tahun sudah, Awan merantau mengadu nasib ke seberang.

“Mengetahui Irwan (Awan, red) masuk TV, kami bahagia dan bangga sekali. Nganti nangis kita ndeleng anak kita manjing Nang TV,” Ujar Samsuri dengan bahasa daerah Jawa, seraya penuh kagum dengan prestadi anaknya.

Ia menceritakan, Awan sejak kecil memang sangat hobi bernyanyi. “Selain itu dia itu anaknya baik, gak neko neko, jujur dan patuh sama orang tua. Sama seperti saudara-saudaranya yang lain,” Imbuhnya.

Samsuri menambahkan, sebelum kerja sebagai scurity, Awan pernah bekerja sebagai pekerja toko di Pasar Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Lantaran kondisi ayah Awan sedang sakit menderita kaki membengkak, Awan sampai merantau jauh meninggalkan orang tua.

“Awan merantau karena ingin sekali menyembuhkan penyakit orang tua (Ayah, red) yang menderita sakit yang mengalami bengkak di kaki,” Tambahnya.

Cita-cita Awan, yang ingin menjadi artis dangdut, menjadi harapan orang tua untuk terus bertahan dalam kondisi apapun. Bahkan, kedua orang tua Awan sangat ingin memberikan dukungan kepada puteranya secara langsung ke Studio di Jakarta.

Namun, apalah daya kondisi ekonomi yang belum mumpuni, sehingga orang tua Awan sementara ini hanya bisa memberikan dukungan melalui doa dan layar televisi.

 

Belum Ada Dukungan Dari Pemerintah

Saat ditanya mengenai dukungan dari pemerintah setempat, kedua orang tua Awan mengaku belum ada satupun yang mendatangi rumah mereka. Baik dari pemerintah desa, kecamatan bahkan kabupaten yang memberikan dukungan moril kepada keluarga Awan.

“Kami sebagai orang tua, berharap bantuan dukungan serta perhatian dari seluruh elemen lapisan pemerintah mulai dari tingkat desa sampai gubernur. Khususnya masyarakat Lampung,” Harapnya.

“Harapan kami kepada pemerintah memberikan dukungan kepada awan agar bisa menjadi warga yang membanggakan serta mengharumkan provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Tanggamus,”tutupnya.(AK)

 1,365 kali dilihat,  8 kali dilihat hari ini