Berkah Ramadhan, Kobar Bagi-Bagi Takjil Gratis

  • Whatsapp

KALIANDA – Menginspirasi begitulah bait kata yang tepat untuk komunitas sosial kemanusiaan yang tergabung dalam wadah Koordinasi Bersama Relawan (Kobar) yang malang melintang di wilayah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Menilik sejarah terbentuknya Kobar yakni paska musibah tsunami menimpa bumi khagom mufakat pada tahun 2018 lalu. Hal ini menjadi salah satu alasan Kobar dibentuk oleh para inisiatornya pada waktu itu.

Bacaan Lainnya

Dalam perjalanannya, Kobar memfokuskan diri sebagai komunitas yang bergerak aktif di bidang sosial dan relawan kemanusiaan yang sama sekali non profit oriented alias tak mengejar keuntungan materil.

Ada peran sang sutradara handal yang selalu bergerak di belakang layar dari sekedar memimbing, memotivasi para relawan yang tergabung dalam Kobar. Bahkan, hingga memutar otak mencari para dermawan yang berkenan menyisihkan sedikit hartanya guna menopang aksi-aksi sosial Kobar di sela-sela rutinitas kantor. Adalah staf Bag Sumda, Subag Logistik Polres Lamsel M. Fadli, seorang ASN Polri yang gigih menjadi koordinator relawan Kobar.

“Kobar berisi para relawan yang ingin berbuat nyata dan peduli terhadap kaum kurang beruntung yang sedang tertimpa musibah dan membutuhkan uluran tangan sesama manusia,” sebut Fadli diplomatis.

Disinggung apa-apa saja yang telah diperbuat oleh Kobar, dengan gaya malu-malu ia bercerita bahwa aksi sosial yang dilakukan oleh Kobar karena niatan para relawan yang lillahi ta’alla tulus ingin meringankan beban sesama.

“Kobar berkomitmen menyediakan layanan ambulan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami juga pernah membedah rumah warga yang kurang mampu. Tak kurang, hingga 15 rumah warga yang kondisinya memprihatinkan hingga hampir roboh sudah kami bedah” ujar Fadli kepada media, Selasa (27/4/2021).

Di bulan ramadhan yang penuh berkah ini, Kobar pun tak mau absen untuk berbuat ibadah dan menggali ladang amal dengan membagi-bagikan takjil gratis kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, kami bisa membagikan takjil gratis kepada masyarakat yang kebetulan ditemui melintas di jalan. Takjil ini hasil dari swadaya dan bantuan para dermawan yang selama ini peduli dengan aksi sosial Kobar,” lanjut Fadli dengan nada merendah.

Ada yang unik dan menarik dari aksi bagi-bagi takjil gratis itu. Agar terkesan berbeda dan menghibur, Fadli bersama relawan Kobar yang berjumlah 5 orang berinisiatif memakai kostum badut ikon kartun ‘Sopo Jarwo’.

“Karakter kartun Sopo Jarwo ini asli produk Indonesia lho.. kita bangga bisa beramal berbagi takjil gratis dengan ikon kartun yang asli karya anak negri,” urainya bersemangat.

Aksi bagi-bagi takjil gratis itu ternyata mendapat respon positif dari umat bergama lain, contohnya pemeluk agama kristen dan hindu pun turut berbaur dengan relawan Kobar turun langsung membagikan takjil di area pelabuhan Bakauheni pada hari Senin (26/4/2021), kemarin.

“Alhamdulillah.. saudara kita lintas agama yang kebetulan anggota Polri ternyata juga memperhatikan momen bulan ramadhan dan dengan jiwa toleransi ikut turun langsung membagi-bagikan takjil gratis untuk umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa,” pungkas pria rendah hati itu.

Semoga, apa yang telah dilakukan para relawan Kobar dan umat lintas beragama bisa menjadi suri tauladan dan inspirasi bagi individu maupun kelompok khususnya para generasi muda selaku calon penerus bangsa. Niscaya, kepekaan sosial akan tumbuh lestari dimana perbuatan saling tolong-menolong dan mengasihi sesama bisa membudaya ditengah ke-bhinekaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Han)

 238 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini