Usai Mabuk Tuak, Pemuda ini Todong Pengendara di Jalan Lintas, Polisi Tembak Kaki Pelaku

  • Whatsapp

PENENGAHAN – Polsek Penengahan Lampung Selatan (Lamsel) berhasil melumpuhkan satu orang pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang kerap beroprasi di Jalan Lintas Timur, Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang.

Pelaku curas tersebut yakni Abdul Rahmad (21) warga Desa Sripendowo, Kecamatan Ketapang, Lamsel. Ia berhasil diringkus polisi pada Senin (24/5/2021) sekitar pukul 00.30 wib, yang dilumpuhkan dengan timah panas di kaki pelaku.

Bacaan Lainnya

Wakapolres Lamsel Kompol Harto Agung menjelaskan, Abdul diringkus polisi setelah melakukan curas terhadap pengendara mobil pick up yang melintas di Jalan Lintas Timur, Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang pada Minggu (10/11/2019) silam.

“Pelaku residivis Curas ini melakukan aksinya bersama seorang rekannya yang saat ini sudah mendekam di sel tahanan sejak tahun 2020 lalu. Aksi pelaku yaitu dengan cara mengancam dan menodongkan senjata tajam jenis golok kearah korban, agar mobil berhenti,”Ungkapnya dalam press release di Mapolsek Penengahan siang tadi.

Kemudian, lanjut Kompol Harto Agung, setelah mobil diberhentikan, pelaku membacok kaca mobil korban hingga pecah. Lalu kedua pelaku meminta sejumlah uang dan harta berharga milik korban.

“Pelaku berhasil membawa handpone dan uang sejumlah Rp.200 ribu milik korban. Selanjutnya, pelaku kabur,” Katanya.

Mantan Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung ini menyebutkan, pelaku merupakan residivis curas. Dimana, enam bulan lalu baru keluar dari kurungan nyawa.

“Selama enam bulan itu, pelaku ini sudah melakukan aksi curas sebanyak 4-5 kali setelah keluar dari bui,” Terusnya.

Sementara, berdasarkan pengakuan pelaku, ia melakukan aksi tersebut lantaran pengaruh minuman keras jenis tuak.

“Iya, kita lagi mabok TW (Tuak, red). Abis sekitar 6 liter ramean. Nodong mobil buat cari tambahan untuk beli minum lagi,” Akunya.

Pria berambut ikal ini juga mengaku, dirinya sudah sekitar 4 kali melakukan aksi yang sama dengan menodongkan sajam ke pengemudi mobil dan meminta sejumlah uang. “Gak sering bang, empat kali,” Kata dia.

Abdul juga memperagakan, ia mengacungkan golok ke supir mobil pick up tersebut dengan mengancam. “Bagi uangnya bang. Tambah lagi bang, tambah lagi bang,” Sebutnya, menirukan gaya bahasa saat melakukan aksi curas itu, meski korban sudah memberikan uang. (Doy)

 

 

 439 kali dilihat,  8 kali dilihat hari ini