Sambut Verifikasi KLA, Bu Win ‘Semoga, Pemenuhan Hak Anak Bisa Diterima oleh Anak-Anak Lamsel’

  • Whatsapp

KALIANDA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), gelar pertemuan dalam rangka persiapan Verifikasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2021.

Acara itu sendiri, mengambil tempat Aula Rimau kantor Bappeda Lamsel, Senin (31/5/2021) siang.

Bacaan Lainnya

Dihadiri Ketua TP PKK Lamsel Hj. Winarni Nanang Ermanto, ia menyampaikan harapannya supaya Kabupaten Lampung Selatan kembali menorehkan titel KLA untuk keempat kalinya secara berturut-turut. Dimana, Predikat KLA tingkat Pratama telah disandang Kabupaten Lamsel yakni pada tahun 2015, 2018 dan 2019.

“Semoga, pemenuhan hak anak bisa diterima oleh anak-anak di Lampung Selatan untuk menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, produktif dan berdaya saing untuk Indonesia” sebut bu Win, sapaan akrabnya.

Ia melanjutkan, mudah-mudahan Lamsel bisa diverifikasi sesuai dengan target dan tujuan yakni yang semula KLA Lamsel Pratama bisa naik menjadi Madya. Dengan sinergitas seluruh elemen yang ada dan diraih secara bersama-sama, hal itu optimis dapat tercapai.

“Harus kita terapkan, benar-benar ramah terhadap anak-anak. Banyak promosi yg sudah kita lakukan, termasuk inovasi dalam pemenuhan hak anak-anak. Itu juga ada peran media disitu,” tutup Winarni.

Pada kesempatan itu, Kadis P2PA Lamsel Anasrullah turut memaparkan, melalui kegiatan ini diharapkan seluruh OPD berkoordinasi untuk mengumpulkan data-data berikut inovasi yang telah dijalankan dan belum terinput secara mandiri.

“Minta bantu do’anya, Insya Alloh kalau sudah bersinergi, inovasi-inovasi itu akan muncul ketika nanti dari Kementerian menyampaikan inovasi apa saja dari Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Anasrullah penuh harap.

Sejalan dengan itu, Fasilitator KLA Provinsi Lampung Toni Fisher mewanti-wanti bahwasannya tidak akan tercapai dengan baik targetan verifikasi KLA oleh suatu Kabupaten/Kota tanpa adanya evaluasi dan monitoring oleh kepala daerah. Termasuk disitu ada peran media, dunia usaha dan masyarakat dalam memonitoring sejauh mana capaian oleh OPD.

“Paling utama adalah tugas kepala daerah. Perda lengkap, kalau udah kayak gini optimis,” sebut Toni seraya menebar optimisme.

Toni juga mengingatkan, daerah yang telah meraih KLA Madya tidak menutup kemungkinan akan kembali turun, “Keseriusan madya-nya seperti apa capaiannya, terjawab nanti pada saat mereka mendapat giliran evaluasi. Indikator yang bisa menyebabkan naik atau turun, satu, komitmen kepala daerah seperti apa. Kedua, peran gugus tugas seperti apa lintas koordinasinya,” pungkas Toni.

Acara itu, dihadiri okeh Ketua TP PKK Lamsel Hj. Winarni Nanang Ermanto, Ketua DWP Lamsel Yani Thamrin, Kadis P2PA Lamsel Anasrullah, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Yespi Cori, Fasilitator KLA Provinsi Lampung Toni Fisher serta Organisasi Perangkat Daerah Lamsel. (Han)

 74 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini