Ditangkap Polisi Gegara Pungli, Ancaman Penjara 9 Tahun Menanti Oknum

  • Whatsapp

KALIANDA – Polres Lampung Selatan (Lamsel), mengamankan 2 oknum berinisial BR dan A tersangka tindak pidana kasus pemerasan dan atau menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah penyakit menular dalam operasi penyekatan PPKM Darurat Jawa-Bali di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Selasa (13/7/2021) kemarin.

Miris, karena A adalah oknum PNS yang bertugas sebagai staf Kedaruratan Logistik BPBD Lamsel.

Bacaan Lainnya

Sedangkan BR, yang turut terlibat kasus pungutan liar (pungli) merupakan oknum pengurus jasa penyebrangan, tercatat sebagai warga Desa Sumur, Kecamatan Ketapang.

Kapolres Lamsel AKBP Edwin, yang memimpin jalannya konferensi pers bertempat di Mapolres setempat pada hari Jum’at (16/7/2021) menyebut, “modus yang digunakan oleh pelaku BR dan A yakni melakukan pungli kepada para penumpang bus yang tidak memiliki surat keterangan rapid test Antigen sebesar Rp. 100 ribu per orang dan menyatakan menjamin bisa menyeberang di Pelabuhan Bakauheni.”

Atas perbuatan melawan hukum itu, akhirnya BR dan A diamankan petugas di tempat yang berbeda.

“Kami mengamankan dua orang pelaku ini, setelah menerima laporan dari masyarakat tentang adanya pungli saat pelaksanaan penyekatan PPKM Darurat, Minggu (11/7/2021) di area Pelabuhan Bakauheni,” jelas Kapolres.

Bersama pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti diantaranya 1 lembar uang tunai pecahan Rp. 10.000, 4 lembar uang tunai pecahan Rp. 100.000, 2 lembar foto copy legalisir surat perintah tugas yang di keluarkan oleh Kepala BPBD Lamsel M. Darmawan, 1 lembar foto copy legalisir petikan SK Bupati Lamsel tentang pengangkatan CPNS a.n A, 1 lembar foto copy legalisir petikan Keputusan Bupati Lamsel tentang kenaikan pangkat PNS a.n A dan 1 lembar kartu peserta Taspen a.n A.

“Kepada kedua tersangka, dijerat dengan pasal 368 KUH pidana dan Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” tegas pria yang pernah menjabat di Ditkrimsus Polda Lampung itu.

Sebelum menutup acara, AKBP Edwin menegaskan bahwa pihaknya bersama Kodim 0421/LS dan Bupati Lamsel, mengingatkan kepada siapapun agar tidak melakukan tindak pidana pungli di wilayah hukum Polres Lampung Selatan.

“Saya ingatkan kepada siapapun. Agar jangan sekali-kali bermimpi apalagi melakukan tindak pidana pungli, kami bersama Forkompinda akan segera menangkapnya,” pungkas Kapolres. (Red/Humas)

 576 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini