Bupati Lamsel : Pecat ASN Yang Terlibat Pungli !

  • Whatsapp

KALIANDA – Terkait adanya keterlibatan oknum ASN dari BPBD Lampung Selatan (Lamsel) yang melakukan pungutan liar (Pungli) surat keterangan hasil Rapidtes Antigen di Pelabuhan Bakauheni, membuat geram Bupati Nanang Ermanto.

Nanang mengaku kecewa, petugas PPKM justru menyalahgunakan tugasnya untuk mengambil keuntungan pribadi dan mengabaikan keselamatan orang banyak.

Bacaan Lainnya

Diketahui, video pungli oleh dua orang oknum salah seorangnya ASN itu dilakukan didalam bus yang hendak menyebrang ke Pulau Jawa. Video tersebut bahkan viral di media sosial hingga memantik sorotan nasional.

“Bagaimana saya tidak kesal, surat keterangan rapidtes antigen untuk keperluan perjalanan di perjual belikan, bahkan di buat fiktif oleh oknum ASN tersebut. Ini kan sama saja membahayakan nyawa manusia. Bagaimana jika di dalam bus itu ada orang yang memang sedang terkena virus covid-19, kan bisa celaka kita kalau dia tanpa ada surat pemeriksaan antigen dan menular ke semua orang yang ada di dalam bus nantinya,” Kesal Nanang saat diwawancarai wartawan di Aula Sebuku Pemkab Lamsel, Sabtu (17/7/2021).

Ia memastikan, bakal memberikan sanksi tegas terhadap pelaku pungli itu. Yakni berupa pemberhentian dari jabatan, penurunan pangkat bahkan pemberhentian tidak hormat.

“Termasuk sangsi yang disesuaikan vonis hukum jika mereka terbukti bersalah di pengadilan,” Tegasnya.

Nanang berharap, kepada petugas -petugas PPKM yang ada di lapangan, jangan bekerja yang di luar jalur, bahkan berorientasi dengan materi.

“Kita sudah capek- capek bekerja dan kita bekerja penuh dengan keikhlasan apalagi untuk keselamatan orang banyak, ilang rasa capek kita itu saat yang kita kerjakan itu ternyata benar dan bermanfaat untuk nyawa orang banyak,” Pesan Nanang.

Untuk permasalahan hukumnya bagi ASN yang tertangkap melakukan pungli ini Nanang sepenuh nya meyerahkan kepada pihak kepolisian untuk tindak lanjut proses hukumnya. (Red)

 696 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini