Ketahuan Pura-Pura Dibegal, R dan P Dibekuk Unit Reskrim Polsek Tanjung Bintang

  • Whatsapp

TANJUNG BINTANG – Unit Reskrim Polsek Tanjung Bintang, Lampung Selatan (Lamsel), mengamankan R (35) dan P (35) pelaku tindak pidana sumpah palsu dan keterangan palsu yang terjadi di wilayah hukum setempat.

Diketahui, R tinggal di Dusun Gedong Wani, Desa Karang Rejo, Kecamatan Jati Agung. Sedangkan, P tercatat sebagai warga Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lamsel.

Bacaan Lainnya

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kapolsek Tanjung Bintang AKP Faria Arista membenarkan ihwal peristiwa itu.

“Pelaku diamankan petugas pada hari Sabtu (31/7/2021) sekira jam 14.30 WIB, di Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang,” sebut Kapolsek kepada media, Minggu (1/8/2021) pagi.

Kisah itu bermula dari, kedua pelaku yang mendatangi Mapolsek Tanjung Bintang pada hari Rabu (28/7/2021), sekira jam 14.30 WIB. Dengan maksud, melaporkan kehilangan harta benda miliknya yakni 1 unit sepeda motor jenis Honda Vario warna merah tanpa nomor polisi, nomor rangka : MH1KF412MK287162, nomor mesin : KF41E2291273 dan 2 unit hand phone merk Oppo warna putih dan merk Samsung A21 warna hitam, serta uang tunai Rp. 1,2 juta.

Kepada petugas, mereka mengaku kehilangan benda-benda tersebut dengan cara di begal pada hari Rabu (28/7/2021), sekira jam 01.15 WIB, dini hari. dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP, red.) di jalan raya Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang.

“Setelah anggota SPK menerima laporan itu, kemudian anggota Sat Reskrim pun menindaklanjuti dengan melakukan introgasi yang dilanjutkan dengan cek TKP dan mulai melakukan penyidikan serta penyelidikan,” urai mantan Kasat Reskrim Polres Lamtim itu.

Terkuak, dari hasil penyelidikan. Petugas mengendus ketidak beresan dari laporan itu. Sepeda motor yang semula dilaporkan hilang akibat di begal ternyata digadaikan oleh pelaku kepada Wawan warga Desa Jati Baru, Kecamatan Tanjung Bintang.

Akhirnya, R dan P ditangkap petugas di kediaman salah satu pelaku yang terletak di Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, karena diduga telah melakukan tindak pidana sumpah palsu dan keterangan palsu.

Bersama pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 bundel surat laporan polisi yang diterbitkan di Polsek Tanjung Bintang pada tanggal 28 Juli 2021, 2 bundel berita acara introgasi, 1 unit sepeda motor Vario warna merah tanpa nomor polisi, Noka : MH1KF412MK287162, Nosin : KF41E2291273 dan 1 buah remote kontak motor. Kesemuanya kemudian dibawa ke Mapolsek Tanjung Bintang guna keperluan proses hukum lebih lanjut.

“Para pelaku disangkakan melanggar Pasal 242 KUH Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun,” tegas AKP Faria sembari mengakhiri. (Han)

 128 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini