Cabuli Anak Dibawah Umur, Guru Ngaji Tua Renta Diringkus Team Opsnal Polsek Natar

  • Whatsapp

NATAR – Team Opsnal Resrkim Polsek Natar, Lampung Selatan (Lamsel), berhasil membekuk AD (73) pelaku tindak pidana pencabulan anak dibawah umur.

Memalukan, karena pelaku sudah memasuki usia renta dan dikenal sebagai guru mengaji di tempat tinggalnya di Desa Merak Batin, Kecamatan Natar.

Bacaan Lainnya

Tragisnya, korban sebut saja Bunga masih berusia belia duduk di bangku Sekolah Dasar yang tak lain adalah murid mengaji dari si pelaku.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kapolsek Natar Kompol Hendi Prabowo mengiyakan kejadian tak terpuji itu. Ia juga menyebutkan, bahwa pelaku telah berhasil ditangkap oleh jajarannya.

“Pelaku telah berhasil kami amankan pada Sabtu (28/8/2021), kemarin. Sekira pukul 15.00 WIB,” terang Kompol Hendi kepada media, Minggu (29/8).

Penangkapan itu, bermula dari kasus pencabulan yang dilakukan oleh pelaku sekitaran tahun 2020, yang lalu. Sekira jam 16.30 WIB, dengan tempat kejadian perkara (TKP, red.) di salah satu rumah penduduk yang berada di Desa Merak Batin, Kecamatan Natar.

“Pelaku berhasil berbuat cabul dengan cara meraba-raba si korban, dimana perbuatan itu dibarengi dengan ancaman akan mengurung korban apabila menceritakan hal itu kepada orang lain,” imbuh Kapolsek dengan pangkat Komisaris Polisi itu.

Akibat kejadian itu, korban mengalami syok dan ketakutan. Ia lalu memberanikan diri menceritakan kejadian itu kepada orang tuanya. Mendengar pengakuan dari putri tercinta, perasaan ibu korban berkecamuk dan tak terima.

Sang ibu, VA (37) kemudian melapor ke Polsek Natar, menuntut keadilan demi si buah hati.

“Berbekal laporan itu, Tim Opsnal Reskrim Polsek Natar langsung mengumpulkan bukti-bukti awal. Dari hasil keterangan korban dan saksi-saksi terkait, pelaku sempat tak diketahui keberadaannya,” lanjut Kapolsek.

Tak ingin buruannya lenyap begitu saja, polisi bergegas melacak keberadaan si pelaku ke segala penjuru. Ibarat proses tak mengingkari hasil, akhirnya polisi mengetahui jika target operasi telah kembali kerumah salah satu keluarganya.

Tepatnya, pada hari Sabtu (28/8/2021), sekira pukul 15.00 WIB, Team Opsnal Reskrim mengakhiri perburuannya dengan membekuk pelaku di Dusun Tanjung Seneng, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar.

Tak hanya pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, satu buah tikar, satu buah meja dan pakaian pelaku. Lalu, kesemuanya dibawa ke Mapolsek Natar guna keperluan proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku dipersangkakan telah melanggar Pasal 82 UU Republik Indonesia No. 35 Tahun 2014, dipidana dengan pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama lima belas tahun,” tutup Kapolsek. (Han)

 452 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini