Sepanjang September, Polres Lamsel Sita Puluhan Kilogram Narkoba

  • Whatsapp

KALIANDA – Polres Lampung Selatan (Lamsel) berhasil mengamankan puluhan tersangka dan sejumlah barang bukti hasil berbagai macam kejahatan.

Pelaku yang diamankan, didapati melakukan berbagai jenis tindakan kriminal diantaranya Curas , Curat dan Curanmor (C3) serta penyalahgunaan Narkoba.

Bacaan Lainnya

Hal itu terungkap, ketika Polres Lamsel mengadakan press release mengambil tempat di mapolres setempat, Kamis (7/10/2021) sore.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, yang berkesempatan memimpin langsung jalannya jumpa pers mengutarakan, para pelaku dan barang bukti yang berhasil diamankan petugas merupakan hasil ungkap kasus sepanjang bulan September 2021.

“Para pelaku C3 yang berhasil diamankan oleh petugas, baik dari jajaran Polres Lampung Selatan maupun Polsek yakni sebanyak 17 tersangka. Dengan jumlah 25 Kasus, yang saat ini sedang dilakukan penyidikan dan penahanan,” terang AKBP Edwin.

Lebih lanjut Kapolres menerangkan, sejumlah 8 pelaku terlibat penyalahgunaan Narkoba. Yakni, 7 orang kedapatan menyalahgunakan Narkoba jenis shabu-shabu berikut temuan barang bukti seberat 9,6 kilogram. Kemudian, 1 orang penyalahguna Narkoba jenis ganja dengan barang bukti 11 kilogram.

“Pelaku penyalahgunaan Narkoba sebanyak 8 orang. Barang bukti jenis shabu-shabu seberat 9,6 kilogram dan ganja 11 kilogram,” sebut Kapolres merinci.

Terkuak, barang haram tersebut rencananya akan diselundupkan para pelaku ke pulau Jawa. Adalah petugas Polsek Penengahan yang sedang melakukan patroli rutin berhasil memergoki 2 orang mencurigakan didepan SPBU Bakauheni.

Ketika digeledah, petugas menemukan Narkotika jenis shabu-shabu dengan berat 8 kilogram yang disembunyikan didalam tas ransel milik kedua pelaku.

Masih perkara yang sama, petugas juga berhasil membongkar penyelundupan Narkoba dengan modus menggunakan bus Simpati Star ber-Nomor Polisi BL 7459 AA, di area pemeriksaan Sea Port Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

Pelaku mencoba mengelabui petugas dengan menyembunyikan tas berisi shabu-shabu seberart 1 kilogram didalam bagasi bus.

“Para pelaku penyalahgunaan Narkoba tersebut, akan dijerat pasal 112 (2) jo pasal 114 (2) pasal 115 (2) jo pasal 132 (1) UURI Nomor 34 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun atau seumur hidup dan hukuman mati,” tegas Kapolres di penghujung acara.

Turut hadir dalam giat itu, Wakapolres Lamsel Kompol Firman Sontama, Kasat Reskrim AKP Hendra saputra, Kasat Narkoba AKP Abadi, Kasubsi Penmas Iptu Abqoriyah SH serta PJU Polres. (Hms/Red)

 52 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini