Spesialis Jambret di Jalinsum dan Jalintim Berhasil Digulung Polsek Penengahan

  • Whatsapp

KALIANDA – Unit Reskrim Polsek Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel), berhasil meringkus MA (26) pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) yang sempat buron selama 5 bulan.

Diketahui, pelaku adalah pengangguran yang tercatat sebagai warga Dusun Buring, Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan.

Bacaan Lainnya

Sedangkan, korban Nanang Arifin (23) warga Desa Daya Asri, RT 006 RW. 003, Kecamatan Tumi Jajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Kapolsek Penengahan Iptu Setyo Budi Howo yang dalam hal ini mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, membenarkan penangkapan yang dilakukan oleh jajarannya.

“Salah satu pelaku berinisial MA berhasil ditangkap petugas sekira pukul 15.00 WIB, hari Minggu (10/10) kemarin,” terang Kapolsek Penengahan kepada media, Senin (11/10/2021) pagi.

Sebelumnya, pelaku yang belum diketahui identitasnya berjumlah dua orang telah melakukan tindak pidana curas dengan tempat kejadian perkara (TKP, red.) di Jalan Lintas Sumatera, Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni, Rabu (5/5/2021), sekira jam 05.00 WIB.

Modus operandi yang digunakan para pelaku yakni dengan cara membuntuti sepeda motor calon korbannya. Setelah tepat berada disamping korban, maka salah satu pelaku mencabut kunci kontak motor korban agar berhenti.

Nahas, korban Nanang Arifin (23) tak bisa berbuat banyak karena dibawah ancaman pelaku menggunakan senajata tajam jenis badik yang diarahkan tepat ke perut korban.

Para pelaku kemudian dengan leluasa merampas dompet korban berikut KTP, kartu ATM Bank CIMB Niaga, uang tunai sebesar Rp. 300 ribu, hand phone merk Xiaomi Redmi 6 dengan nomor imei : 860655040219586 dan tas korban yang berisikan baju lebaran.

Lalu, pelaku kabur meninggalkan korban begitu saja mengendarai sepeda motor merk Honda Beat yang tidak diketahui pelat nomornya.

Malang, akibat tindak kriminal itu korban harus menanggung kerugian materi sekira Rp. 3.150.000 dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Penengahan.

Mendapat laporan korban, Kanit Reskrim Polsek Penengahan Ipda Suyitno bersama anggotanya langsung melakukan pengumpulan bukti-bukti guna memburu para pelaku.

Akhirnya, petugas berhasil menangkap salah satu pelaku curas yakni MA (26) di Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, pada hari Minggu sore kemarin.

Dari hasil introgasi, pelaku mengakui telah melakukan curas bersama rekannya A warga Desa Penengahan, Kec. Penengahan, di beberapa lokasi diantaranya di Jalan Lintas Sumatera exit tol Hatta, Jalintim tanjakan Gunung Pancong, Desa Sumur dan Kecamatan Ketapang.

“Rekan pelaku berinisial A sudah kami tetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO, red.),” lanjut AKP Setyo.

Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menghadiahi timah panas di telapak kaki kanan pelaku, karena bertindak tidak kooperatif dan melawan saat akan ditangkap.

Bersama pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang digunakan tersangka, 1 unit hand phone merk Xiaomi warna Silver dari tersangka, 1 bilah sajam jenis badik, 1 buah lampu variasi mobil merk DLAA, 1 buah dompet warna coklat merk Imperial milik korban. Kesemuanya dibawa ke Mapolsek Penengahan guna keperluan proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman kurungan penjara maksimal 12 tahun,” tegas Kapolsek sembari mengakhiri. (Han)

 266 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini