Lapor Kadis PU ! Jembatan di Sukatani Kondisinya Mengkhawatirkan

  • Whatsapp

KALIANDA – Jembatan penghubung antara Desa Sukatani Kecamatan Kalianda dengan Desa Sidomakmur Kecamatan Way Panji, kondisinya kian mengkhawatirkan.

Permukaan jembatan sudah jauh dari kata rata, sehingga menyulitkan pengendara yang akan melintas jika tidak ekstra hati-hati.

Bacaan Lainnya

Salah satu faktor penyebabnya adalah beban muatan kendaraan yang lalu lalang terlampau berat untuk ukuran jembatan yang didesain hanya menghubungkan antar desa itu.

Meski begitu, warga sekitar secara swadaya sudah berulang kali menimbun permukaan jembatan menggunakan adukan semen hingga tanah agar tetap bisa dilewati.

Bila musim panen padi tiba, tak jarang truk berjenis sedang hingga tronton berkapasitas muatan mencapai 30 ton hilir mudik mengangkut hasil panen dari Kecamatan Way Panji, Palas dan Sidomakmur menuju luar daerah.

Rasa-rasanya, usia jembatan tak akan bertahan lama menopang beban yang melintasi diatasnya. Terlihat dari pondasi jembatan yang mulai miring, bahkan hampir menyatu dari poros ujung satu dan yang lainnya.

Dihubungi lewat percakapan aplikasi WhatsApp, Kepala Desa Sukatani Lagiman mengaku sudah mengetahui kondisi jembatan tersebut.

“Iya, rusak parah (jembatan, red.),” jawab Lagiman, Selasa pagi (19/10/2021).

Terbentur aturan dan kewenangan, Lagiman tak bisa berbuat banyak karena tanggung jawab perbaikan jembatan ada di instansi terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lampung Selatan.

“Mohon perhatian dari Pemda (Bupati, red.)” harap Lagiman mengakhiri.

Widodo (41) warga sekitar yang sering melintasi jembatan juga mengutarakan kekhawatirannya, ia tak mau berandai-andai jembatan sampai roboh.

Selain dimungkinkan menyebabkan jatuhnya korban, akses menuju Kalianda dan sekitarnya sudah pasti akan terganggu. Belum lagi, jika harus menggunakan akses jalan lain tentunya memakan waktu dan menambah jarak tempuh menjadi lebih jauh.

“Harapannya, pak Bupati mau turun tangan memperbaiki jembatan. Jangan nunggu roboh baru dibangun, repot masyarakat,” pungkas Widodo. (Han)