Sempat Viral ! Gorong-Gorong di Sukatani Langsung Disidak Pemda

  • Whatsapp

KALIANDA – Gorong-gorong di Desa Sukatani yang sempat viral diberitakan karena kondisinya mengkhawatirkan, akhirnya mendapat reaksi positif dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lampung Selatan.

Melalui Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Kalianda, tim dari UPTD didampingi perangkat Desa Sukatani meninjau langsung kondisi terkini gorong-gorong pada Kamis pagi (21/10/20221).

Bacaan Lainnya

Ditemui di ruang kerjanya setelah peninjuan lokasi, Kepala UPTD Pengujian Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Kalianda Munadi, membenarkan pihaknya sudah melakukan pengecekan gorong-gorong di Desa Sukatani.

“Iya mas. Dasar kerja kami kan (laporan, red.) dari pihak masyarakat dalam hal ini desa,” sebut Munadi mengawali pembicaraan.

Menurut Munadi, kondisi gorong-gorong tersebut memang sudah selayaknya diusulkan untuk segera diperbaiki.

“Kalau melihat dari kondisi yang ada, (jembatan, red.) dinding tergerus air. Yang pertama, faktor usia,” jelas Munadi.

Lebih lanjut, Munadi menyayangkan respon pemerintah desa setempat yang terbilang lambat untuk melapor ke UPTD terkait kondisi gorong-gorong yang sudah sedemikian memprihatinkan.

“Harusnya desa bisa lebih cepat melaporkan. Ini (perbaikan, red.) kan bisa dari pos tanggap darurat,” ujar Munadi.

Diketahui, ada alur prosedur standar yang harus ditempuh agar perbaikan gorong-gorong dapat dilakukan melalui pos tanggap darurat diantaranya, terjadi bencana di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, usulan Desa ke Camat (melampirkan kronologis kejadian/dokumentasi), surat dari Camat ke Bupati Cq. Kadis PU, telaah staf yang dibuat PPTK mengetahui PPK, nota dinas PPK kepada Pengguna Anggaran perihal usulan penanganan bencana alam.

Setelah itu, PPK mengeluarkan SPT ke PPTK untuk meninjau lokasi tersebut, PPTK melaporkan hasil peninjauan lapangan dengan melampirkan hasil peninjauan dan estimasi biaya yang dibutuhkan, nota dinas Kadis PUPR selaku PA ke Bupati, Bupati mengeluarkan surat pernyataan tanggap darurat, PPK melakukan entri data ke SIRUP LKPP, PPA mendelegasi Sirup yang entri oleh PPK, terakhir PPK memerintahkan Pejabat Pengadaan untuk melakukan proses pengadaan.

Agar tak berlarut-larut dan segera ditangani, Munadi telah menyarankan Sekdes Sukatani yang turut terjun ke lapangan untuk menyusun proposal perbaikan gorong-gorong.

“Saya sudah bicara ke Sekdes untuk segera dibuatkan usulannya supaya bisa segera (diperbaiki, red.), karena semua ada tahapannya. Pada intinya, kami selalu siap melayani,” pungkas Munadi.

Dihubungi terpisah via telepon, Sekdes Sukatani Adi Dwi Triono membenarkan pihak desa diminta segera membuat proposal pengajuan perbaikan gorong-gorong ditujukan kepada instansi terkait.

“Desa ditunggu untuk membuat proposal ke pak Bupati melalui Camat ditembuskan kepada Kepala Dinas PU Kabupaten Lampung Selatan dan Kepala UPTD. Hari ini langsung kita buat, supaya besok sudah bisa diajukan,” jawab Adi Dwi Triono diplomatis.

Di lain pihak, dikonfirmasi melalui percakapan WhatsApp, Kades Sukatani Lagiman menjawab sedang tidak berada di lokasi peninjauan.

“Saya lagi di Kecapi,” balas Lagiman singkat. (Han)