Top ! Tak Sampai 1×24 Jam, Polsek Natar Ungkap Pencurian Baut dan Plat Rel Kereta Api

  • Whatsapp

NATAR – Unit Reskrim Polsek Natar Lampung Selatan berhasil bekuk 3 orang terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) plat dan baut sambungan jalur rel kereta api milik PT. KAI.

Diketahui, para pelaku berinisial AV (18), JUL (18) dan MDS (19). Ketiga pemuda itu tercatat sebagai wara Desa Merak Batin, Kecamatan Natar.

Bacaan Lainnya

Miris, karena pelaku yang inisialnya terakhir disebutkan yakni MDS masih berstatus sebagai mahasiswa.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kapolsek Natar AKP Gigih Andri Putranto membenarkan aksi sigap yang dilakukan oleh jajarannya dalam mengungkap aksi pencurian baut dan plat sambungan jalur rel kereta api.

“Kurang dari 1 x 24 jam, jajaran kami berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku,” terang Kapolsek kepada media, Kamis sore (21/10/2021).

Menurut keterangan saksi yang pertama kali mengetahui aksi pencurian yakni Sudarmanto (42), pegawai PT. Kereta Api Indonesia (KAI) yang bertugas melakukan pengecekan jalur rel kereta.

Pada hari Rabu (20/10)2021) sekira jam 06.00 WIB, saat melakukan pengecekan rutin ia mendapati sambungan rel kereta api sudah dalam keadaan tidak ada pengaitnya.

Dimana, plat besi sebagai pengunci sudah tidak ada alias hilang dicuri orang. Kemudian, ia bergegas melaporkan hal itu kepada petugas pengatur kereta api demi mencegah terjadinya kecelakaan kereta anjlok.

Barulah setelah itu, Sudarmanto melaporkan kejadian pencurian ke Mapolsek Natar untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Mendapat laporan itu, Unit Reskrim langsung mengumpulkan bukti-bukti awal dan keterangan saksi guna mengungkap para pelaku.

Tak perlu lama, ketiga pelaku berhasil dibekuk petugas berikut barang bukti curian berupa baut dan plat sambungan jalur rel kereta api yang belum sempat dijual ke penadah.

Dihadapan petugas, AV, JUL dan MDS tak bisa mengelak telah melakukan pencurian. Mereka mengaku, melakukan aksi tak terpuji itu pada pagi buta sekira pukul 02.00 WIB di hari yang sama.

“Pencurian plat sambungan jalur rel kereta api ini menjadi atensi pihak PT. KAI karena dapat menyebabkan kecelakaan anjloknya kereta api. Untuk itu, ketiga pelaku berikut barang bukti kami amankan ke Mapolsek Natar guna keperluan proses hukum lebih lanjut,” terang mantan Kasat Reskrim Polres Lampura itu.

Beruntung, karena para pelaku yang masih muda itu tidak memperhitungkan akibat dari perbuatannya dapat mengganggu operasional yang berakibat fatal yakni anjloknya kereta api dan berpotensi jatuhnya korban.

“Para pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun,” pungkas AKP Gigih Andri Putranto. (Han)