Bekali Nilai Pancasila ke Warga Binaan, Kalapas : Tanamkan Jiwa Merah Putih

  • Whatsapp

KALIANDA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Kalianda mendadak geledah seluruh blok hunian, Senin pagi (1/11/2021).

Terbagi kedalam dua tim, gabungan Sat Ops Patnal, Regu Pengamanan, dan Staf Lapas Kalianda menyisir secara teliti dari blok kamar satu ke yang lainnya selepas gelaran apel pagi di halaman parkir lapas setempat.

Bacaan Lainnya

Meski begitu, para petugas yang terlibat tetap mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis ketika memeriksa warga binaan. Tujuannya, pemeriksaan bisa berjalan aman dan kondusif.

Di lain tempat, Kepala Lapas Kalianda, Tetra Destorie menyebut penggeledahan dilakukan secara rutin untuk mewujudkan Lapas Kalianda aman dan terbebas dari gangguan keamanan ketertiban.

“Sekali lagi, kami tegaskan bahwa kami menyatakan diri untuk berperang melawan Narkoba dan alat komunikasi ilegal di Lapas Kalianda,” ujar Tetra Destorie.

Tak hanya itu saja, karena selepas penggeledahan, petugas juga memberikan penanaman pemahaman Pancasila dengan cara kegiatan pembacaan butir-butir Pancasila oleh warga binaan pemasyarakatan di Klinik Pancasila.

“Setelah Penggeledahan, hari ini kami ada kegiatan pembekalan nilai-nilai Pancasila oleh petugas untuk warga binaan,” kata Kalapas.

Agar lebih mengena, dalam pengarahan itu petugas juga memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan kepada warga binaan.

“Tujuannya adalah untuk menanamkan jiwa merah putih kedalam diri warga binaan. Sehingga, mereka sadar akan perbuatan yang pernah dilakukan kemudian tidak mengulangi kesalahan,” imbuh Tetra Destorie.

Harapannya, perilaku mulia yang telah dilakukan oleh pihak Lapas hari ini bisa memperoleh berkah dan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Mudah-mudahan, kegiatan kita hari ini yaitu penggeledahan dan pembekalan Pancasila di Klinik Pancasila diberkati dan dirahmati oleh Tuhan Yang Maha Esa, Amin,” pungkas Kalapas Kalianda.

Meski penggeledahan dilakukan secara insidentil. Namun, tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat. Dimana, para petugas memakai masker, sarung tangan latex dan menjaga jarak. (Hms/Red)