BPNT Desa Padan Diduga Menyimpang, Camat Bakal Panggil Kades – TKSK

  • Whatsapp

PENENGAHAN – Persoalan dugaan penyimpangan realisasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Padan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel) sepertinya menjadi atensi Pemerintah Kecamatan setempat.

Kepada media-baru.com, Camat Penengahan, Jaelani menegaskan, pihaknya bakal secepatnya mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan BPNT di Desa Padan.

Bacaan Lainnya

“Nanti secepatnya akan kita panggil pihak Pemerintahan Desa Padan dan TKSK Penengahan. Mudah-mudahan ada titik temu ketika kita sudah ngobrol satu meja, guna klarifikasi persoalan tersebut,” Janjinya, Senin (1/11/2021).

Dikatakan Jaelani, sebelumnya pihaknya telah mengkonfirmasi soal realisasi BPNT di Desa Padan kepada TKSK, Sayahdin. Berdasarkan statemennya, TKSK mengklaim tidak ada masalah.

“Tapi saya belum membahas secara detail. Nanti setelah kita duduk satu meja, bisa kita klarifikasi lagi, kedudukan persoalannya seperti apa dan bagaimana solusinya,” Ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Realisasi program (BPNT di Desa Padan, diduga terjadi penyimpangan.

Berdasarkan penelusuran tim media, terdapat sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya mendapatkan program BPNT, namun stahun belakangan justru tak lagi menerima bantuan berupa sembako itu.

Buktinya, lebih dari 5 KPM yang berada di Dusun 03 Desa Padan, menjadi korban penyimpangan penyaluran BPNT. Pada tahun 2020, mereka rutin mendapatkan penyaluran BPNT. Namun, setelah setahun belakangan, mereka tak lagi menerima.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Padan, Andriansyah secara tegas menampik dugaan penyimpangan BPNT di desa setempat. Menurutnya, terkait penyaluran BPNT memang terdapat beberapa warga yang terhambat.

“Karena ada data yang bermasalah. Kami dari pemerintahan Desa Padan sudah memperbaiki data yang bermasalah dari mana sumber permasalahannya. Apa data warga tersebut tidak sesuai, atau yang lainnya. Dan kami juga terus berusaha untuk memperbaik,” Elaknya beberapa waktu lalu. (Tim/Doy)