Lagi, Spesialis Pemalsu Surat Rapid Antigen Diciduk Polisi

  • Whatsapp

JATI AGUNG – Tim Unit Reskrim Polsek Jati Agung berhasil mengungkap pelaku pemalsuan surat Rapid Antigen, yang kerap beraksi di Loket Bus Exekutif Jl.Terusan Ryacudu Desa Way Hui Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan (Lamsel) Kamis (11/11/2021) sekitar pukul 17.00 wib.

Pelaku yang diketahui bernama MUL (32) warga Jln.Pajajaran Gg.Al.Ikhlas No.24 Lingkungan I Rt.001/001 Kelurahan Jagabaya II, Kecamatan Way Halim Bandar Lampung itu tak dapat mengelak saat dilakukan penangkapan.

Bacaan Lainnya

Saat itu, petugas  Polsek Jati Agung membongkar kasus kejahatan ini dengan cara melakukan penyamaran sebagai penumpang

“Sebelumnya anggota kami melakukan penyamaran sebagai calon penumpang di loket Bus pelaku, setelah mendapatkan bukti, langsung kami melakukan penangkapan,”Tutur Kapolsek Jati Agung Iptu Anwar Mayer Siregar, SH mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, SIK, SH, MSi, Jumat (12/11/2021).

Penangkapan terhadap pelaku tersebut dilakukan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa diloket Bus exekuif yang berada dijalan Terusan Ryacudu desa Way Hui Kecamatan Jatiagung.

Modusnya, para penumpang yang akan memesan tiket ditawarkan Surat Rapid Antigen dengan harga sebesa Rp. 70 000 oleh pelaku. Berbekal lnformasi tersebut kemudian pihaknya melakukan penyelidikan dan penyamaran, yang dilanjutkan melalukan penangkapan terhadap pelaku,”Paparnya.

Ia menambahkan, setelah pelaku meminta KTP dan memfoto KTP petugas yang sedang menyamar itu, kemudian pelaku pergi dan meminta kepada petugas yang menyamar untuk menunggunya. Tidak lama tersangka kembali dengan membawa 1 (satu) lembar surat Rapid tes yang tercatat surat tersebut di keluarkan dari Rumah sakit Natar Medika dengan hasil keterangan tes ‚ÄúNegatif”.

Kemudian, petugas mengkonfirmasi kepada pihak Rumah Sakit Medika Natar, dan menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan surat Rafid tes tersebut.

Tak mau buang waktu, kemudian petugas langsung mengamankan pelaku berikut surat Rapidtes itu, dan saat di interogasi tersangka mengakui kalau tersangka telah membuat sendiri surat Rapid tes tersebut dengan Handphone android nya sendiri yang menggunakan aplikasi Editor Pdf lalu di cetak atau di Print di tempat rental komputer.

“Dari pengakuan tersangka, bahwa tersangka kurang lebih sudah 2 (dua) bulan melakukan pemalsuan tersebut dan surat Rapid tes yg di palsukan bukan hanya mengatas namakan Rumah sakit Natar Medika saja melainkan ada beberapa surat Rapid tes atas nama Rumah sakit lain, kemudian tersangka berikut barang buktinya langsung di bawa ke Polsek Jati Agung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. ” Paparnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, saat ini pelaku yang dipersangkakan dengan pasal Pasal 263 KUHP Sub pasal 268 KUHP ini bersama barang buktinya berupa, 1 (satu) lembar surat hasil Rafid tes
– 1 (satu) unit Handphone merk Vivo tyfe Y12 warna biru sudah diamankan di Polsek Jatiagung, guna penyidikan lebih lanjut. ” Pungkasnya. (Hms/Red)