Dikonfirmasi Soal Gorong-Gorong Sukatani, Kadis PUPR Buang Badan ?

  • Whatsapp

KALIANDA – Warga Desa Sukatani, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), kembali harus mengelus dada sembari menunggu gorong-gorong diperbaiki oleh dinas terkait.

Sempat diberitakan, gorong-gorong penghubung 3 kecamatan yakni Kalianda, Palas dan Way Panji yang berada di Dusun 1, Desa Sukatani, kondisinya sudah berlubang dan berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Bacaan Lainnya

Semakin hari, retakan pondasi penyangga gorong-gorong nampak melebar. Bahkan, lubang di permukaan yang semula tak seberapa kini mulai menganga.

Ditemui di ruangannya, Kades Sukatani Lagiman, menerangkan tak bisa berbuat banyak atas kondisi gorong-gorong itu dikarenakan kewenangan pembangunan maupun perbaikan ada pada Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan.

Pihaknya mengaku, sudah menempuh prosedur dengan mengajukan proposal ke Dinas PUPR Lamsel melalui UPTD Pengujian Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Kalianda, beberapa waktu lalu.

“Setelah saya mengecek ke UPT PU, perbaikan gorong-gorong menggunakan dana tanggap darurat di pending. Intinya, tidak kebagian dana. Kemungkinan tahun depan (perbaikan,red.) bulan 2 bulan 3,” sebut Lagiman bernada pasrah, Jum’at pagi (26/11/2021).

Melihat musim penghujan didepan mata, Lagiman bersama warga memutuskan melakukan gotong-royong menimbun permukaan gorong-gorong dengan material alakadarnya.

“Kemarin, hujan beberapa kali lubangnya (gorong-gorong, red.) langsung melebar. Kalau sampai dibangun tahun depan ya bisa bahaya, bisa putus jembatannya,” imbuh Kades Sukatani mewanti-wanti.

Dilihat secara teknis, penimbunan permukaan gorong-gorong sebetulnya tak seberapa namun tetap dilakukan oleh aparat desa dibantu warga hanya semata-mata agar tidak terjadi kecelakaan dan hal lain yang membahayakan para pengguna jalan.

“Kalau jembatan sampai putus, yang jelas warga akan tetap menyalahkan pemerintah desa,” ujar Lagiman, sembari mengakhiri percakapan.

Media pun mencoba mengkonfirmasi langsung hal itu ke Kepala Dinas PUPR Lamsel Hasbie Aska, dengan bertandang ke kantornya sekitar pukul 11.18 WIB, Jum’at siang.

Niatnya, media akan mendapatkan jawaban dari pihak dinas selaku yang berkompeten serta demi menyajikan berita yang berimbang.

Namun, bukannya jawaban yang didapat oleh media. Kadis PU malah berkilah dengan dalih kesibukan memimpin rapat.

Melalui staf yang berjaga didepan ruangan, media diarahkan oleh Kadis PU untuk menemui Kabid Bina Marga Hasanudin.

Padahal, ketika didatangi ke ruangannya, Kabid Bina Marga sedang tidak masuk kantor pada hari ini.

“Yang pasti, mas kesini niatnya sudah saya sampaikan dan kebetulan beliau (Kadis PU, red.) hari ini sedang sibuk ada rapat,” pungkas staf yang tak mau disebutkan identitasnya. (han)