Dua Tahun Perbaikan, 12 Sertifikat Tanah Milik Warga Suka Bakti Palas ‘Gak Jelas’

  • Whatsapp

 

PALAS – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019 di Desa Sukabakti, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) sepertinya meninggalkan bekas tak bagus.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, paska penerbitan sertifikat pada 9 Juni 2019 lalu, terdapat sekitar 12 sertifikat yang salah. Sehingga, harus dilakukan perbaikan. Yakni seperti kesalahan nama, tanggal lahir ataupun alamat.

Namun, hingga dua tahun berjalan, perbaikan tersebut juga tak kunjung selesai. Bahkan, kabar mengenai progres perbaikan itu juga hingga kini belum disampaikan kepada warga.

Salah seorang warga Desa Suka Bakti, Antonius Slamet Budiono (49) mengatakan, pihaknya merupakan salah satu pemohon pembuatan sertifikat tanah melalui program PTSL tahun 2019. Paska penerbitan sertifikat, terdapat kesalahan nama. Sehingga perlu dilakukan perbaikan.

“Ya, sampai hari ini belum jelas kabar mengenai sertifikat saya itu, sudah jadi atau belum. Padahal, saya sudah membayar lunas kepada aparat desa dan Pokmas (Kelompok Masyarakat, red), ” Terang Budi kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Pokmas PTSL Desa Suka Bakti, Wahono mengaku, dari 12 sertifikat yang melakukan perbaikan, mayoritas perbaikan pada identitas pemohon. Ia menyampaikan perbaikan tersebut melalui salah seorang petugas lapangan BPN Lamsel, yakni bernama Firman.

“Sudah saya serahkan kepada petugas PTSL dari BPN Lampung Selatan. Tapi kabar terakhir yang saya terima, petugas yang bersangkutan (Firman, red) telah pindah tugas ke Kabupaten Way Kanan. Makanya, terdapat sedikit miss komunikasi. Sampai hari ini juga, telpon saya belum diangkat oleh petugas itu,” Ujar Wahono, Jum’at (26/11/2021).

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Penetapan Hak dan Pendaftaran (PHP) BPN Lamsel, Novi Ariyana mengatakan, seluruh perbaikan nama pada sertifikat pemohon PTSL tahun 2019 telah selesai dikerjakan.

“Kalau perbaikan nama, sudah selesai semua dan sudah diserahkan kembali ke Pokmas. Tapi, kalau perbaikan gambar, dari Pokmas diserahkan kepada petugas ukur,” katanya.

Untuk diketahui, pada realisasi program PTSL di Desa Suka Bakti, Kecamatan Palas tahun 2019 terdapat ratusan sertifikat yang diurus. 12 diantaranya dilakukan perbaikan, akibat terjadi kesalahan setelah cetak sertifikat. (Tim/Doy/Red)